Jenazah Korban Banjir Ditemukan di Aceh Utara

Ringkasan Berita:

  • Penemuan Korban Terakhir: Tim gabungan berhasil menemukan jenazah Saidah (49), korban terakhir banjir di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, pada Rabu pagi, 25 Maret 2026.
  • Lokasi Penemuan: Jasad korban ditemukan oleh warga di sebuah area perkebunan di Desa Biram Rayeuk setelah diduga terbawa arus banjir yang kuat dari desa asalnya.
  • Total Korban Jiwa: Dengan ditemukannya Saidah, total korban meninggal dunia dari Desa Lhok Reudeup tercatat sebanyak 16 orang, dan seluruh warga yang sebelumnya dilaporkan hilang kini telah ditemukan.
  • Tindak Lanjut: Jenazah telah dievakuasi dan dipulangkan ke Desa Lhok Reudeup untuk dimakamkan oleh pihak keluarga, menandai berakhirnya proses pencarian korban hilang di desa tersebut.

ACEH UTARA — Tim gabungan menemukan satu lagi korban banjir di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara.

Dengan temuan ini, jumlah korban meninggal dunia dari Desa Lhok Reudeup menjadi 16 orang dan seluruh korban yang sebelumnya dilaporkan hilang telah ditemukan.

Sponsored

Korban terakhir bernama Saidah, 49 tahun, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sebuah kebun di Desa Biram Rayeuk pada Rabu pagi, 25 Maret 2026.

Jenazah diduga terbawa arus banjir yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu.

Penemuan jenazah bermula saat seorang warga, Sulaiman, melihat tubuh korban di area kebunnya.

Ia kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Tuha Peut Desa Biram Rayeuk, Ismail, yang selanjutnya meneruskan informasi itu kepada aparat berwenang untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Desa (Geuchik) Lhok Reudeup, Mawardi, mengatakan seluruh korban banjir dari desanya yang sebelumnya dinyatakan hilang kini telah ditemukan.

“Dari 16 warga kami yang menjadi korban banjir, hari ini semuanya sudah ditemukan,” kata Mawardi.

Setelah dievakuasi, jenazah Saidah dibawa ke Desa Lhok Reudeup untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.

Banjir yang melanda Kecamatan Tanah Jambo Aye dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan kerusakan dan korban jiwa di sejumlah desa.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi warga, khususnya di Desa Lhok Reudeup yang kehilangan belasan warganya. ***

Baca Juga