ACEHGROUND.COM | Genangan air sisa banjir, sering kali meninggalkan ancaman baru bagi kesehatan warga, menyadari resiko itu PT. Medco E&P Malaka Langsung melakukan pengasapan atau fogging malaria masal di Desa-desa lingkar tambang. Kecamatan Indra Makmu, Selasa (3/2/2026).
Langkah ini diambil guna agar tidak terjadinya perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti yang memicu Demam Berdarah Dengue (DBD).
Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit infeksi virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus.
Gejala utama meliputi demam tinggi mendadak (39-40°C) selama 2-7 hari, nyeri sendi/otot, sakit kepala, dan ruam. Pencegahan terbaik adalah 3M Plus (menguras, menutup, mendaur ulang
Petugas menyisir setiap sudut permukiman, mulai dari saluran drainase, fasilitas umum, hingga area perkarangan rumah warga uang sempat terendam luapan air.
Program ini adalah wujud peduli kami terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat, terutama di wilayah operasional perusahaan pasca bencana vanjir yang merendam kawasan ini.
Salah satu Keuchik lingkar tambang yakni Romy Syahputra, Keuchik Gampong Alue Ie Mirah, mengaku sangat terbantu dengan inisiatif perusahaan dalam menjaga kesehatan masyarakat.
“Alhamdulillah, kami sangat berterimakasih, program ini sangat bermanfaat untuk menjaga lingkungan kami tetap sehat setelah musibah banjir kemarin,” paparnya.
