ACEH JAYA – Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) terus digencarkan di Kabupaten Aceh Jaya dengan menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak usia dini hingga remaja putri. Sebanyak 417 paket olahan dibagikan di tiga lokasi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan konsumsi ikan sekaligus memperkuat kualitas gizi untuk mewujudkan generasi Aceh Carong yang sehat dan cerdas.
Salah satu kegiatan dilaksanakan di Gampong Ladang Baro, Kecamatan Panga, melalui edukasi gizi kepada siswa sekolah dasar, TK, dan PAUD. Dalam kegiatan tersebut, disampaikan pentingnya protein ikan bagi pertumbuhan dan perkembangan otak serta pencegahan stunting sejak dini.
Ratusan paket olahan ikan pun dibagikan kepada anak-anak yang berlangsung di halaman Kantor Desa Ladang Baro dan disaksikan oleh keuchik beserta perangkat gampong setempat. Penyerahan paket dilakukan oleh Kasub Koordinator P2HP DKP Aceh, Fitriani, seusai memberikan edukasi dan sosialisasi kepada peserta di aula desa.
Peserta tampak antusias dan sangat senang menerima paket olahan ikan yang dibagikan didampingi oleh orang tua mereka masing-masing.
Sebelumnya, kegiatan serupa juga dilaksanakan di Dayah Babul Huda Jambo Masi, Kecamatan Panga, dengan menyasar para santriwati. Pada kegiatan tersebut, tim Gemarikan menyerahkan paket bantuan olahan ikan guna mendukung pemenuhan protein bagi remaja putri sebagai bagian dari program Generasi Aceh Carong.
Santriwati yang umumnya berusia remaja itu merupakan masa-masa sangat penting untuk memenuhi asupan gizi dan protein ikan bagi pertumbuhan dan kesehatan tubuh. Selain itu mereka adalah calon ibu yang nantinya akan melahirkan keturunan. Sebab itu penting menjaga kesehatan diri dengan mengkonsumsi ikan yang banyak.
Selain itu, kegiatan juga berlangsung di Puskesmas Teunom sebagai lokasi ketiga. Di tempat ini, sasaran difokuskan pada balita dan anak usia dini melalui edukasi gizi serta pembagian paket olahan ikan sebagai langkah pencegahan stunting.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Safrizal, menyampaikan bahwa kegiatan Gemarikan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Menurutnya, konsumsi ikan yang tinggi akan berdampak langsung pada kecerdasan dan kesehatan generasi mendatang.
“Melalui Gemarikan, kita ingin menanamkan kebiasaan makan ikan sejak dini, baik pada anak-anak maupun remaja. Ini penting untuk mendukung terwujudnya Generasi Aceh Carong yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya, Kamis (2/4).
Ia juga menambahkan bahwa program ini akan terus diperluas ke berbagai wilayah di Aceh agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Pelaksanaan Gemarikan bahkan menjangkau kabupaten/kota di Aceh merupakan bentuk komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan. Diharapkan, upaya ini dapat mendorong terbentuknya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.[]
