Lalu Lintas di Kutablang Dialihkan via Jalur Alternatif Awee Geutah

Ringkasan Berita:

  • Pengalihan Arus Kendaraan: Satlantas Polres Bireuen resmi mengalihkan kendaraan roda empat dari arah Banda Aceh menuju Medan via jalur alternatif Awe Geutah mulai Selasa pagi (26/5/2026) guna mengurai kepadatan di jalur utama.
  • Rute Jalur Alternatif: Kendaraan dialihkan melalui Jembatan Bailey Teupin Reudep (Peusangan Selatan), melintasi kawasan Awe Geutah (Peusangan Siblah Krueng), hingga keluar kembali ke jalur nasional di Simpang Gampong Kulu Kutablang.
  • Penjagaan dan Petugas Gabungan: Sebanyak 12 personel Satlantas disiagakan 24 jam (dibagi dalam beberapa sif), dibantu oleh petugas gabungan dari Dishub, Polsek, dan Koramil di sejumlah titik strategis seperti Jembatan Awe Geutah dan Simpang Empat Matang Geulumpang Dua.
  • Kondisi Arah Sebaliknya & Imbauan: Kendaraan roda empat dari arah Medan menuju Banda Aceh tetap melintas normal lewat Jembatan Bailey Kutablang, sedangkan truk dari arah Banda Aceh diberlakukan sistem buka-tutup. Pengendara diimbau berhati-hati karena jalur alternatif tersebut juga aktif digunakan oleh warga setempat.

BIREUEN — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bireuen resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan roda empat dari arah Banda Aceh menuju Medan melalui jalur alternatif Awe Geutah, Selasa (26/5/2026).

Pengalihan arus dilakukan melalui Jembatan Bailey Teupin Reudep di Kecamatan Peusangan Selatan, kemudian melintas ke kawasan Awe Geutah, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, sebelum kembali menuju jalur nasional arah Medan.

Sponsored

Kasatlantas Polres Bireuen, AKP Irwansyah Nasution, didampingi Kanit Kamsel Aipda Hidayat Varulian, mengatakan rekayasa lalu lintas tersebut mulai diberlakukan sejak Selasa pagi guna mengurai kepadatan kendaraan di jalur utama.

“Pengalihan arus khusus kendaraan roda empat dari arah Banda Aceh menuju Medan sudah mulai diberlakukan hari ini,” ujar Irwansyah kepada Bedahnews.com di Mapolres Bireuen.

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus lalu lintas di jalur alternatif, Satlantas Polres Bireuen menurunkan 12 personel yang dibagi dalam beberapa sif penjagaan selama 24 jam.

“Setiap sif bertugas selama 12 jam dengan empat personel di masing-masing titik pengamanan,” jelasnya.

Pengamanan turut melibatkan petugas gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub), Polsek, serta Koramil setempat.

Mereka ditempatkan di sejumlah titik strategis, di antaranya Simpang Empat Matang Geulumpang Dua sebagai titik awal pengalihan arus, Jembatan Awe Geutah, serta Simpang Gampong Kulu Kutablang sebagai titik keluarnya kendaraan menuju jalur nasional arah Medan.

Irwansyah mengimbau para pengendara agar tetap berhati-hati saat melintasi jalur alternatif Awe Geutah karena jalan tersebut juga digunakan warga setempat untuk aktivitas sehari-hari.

“Di jalur Awe Geutah kemungkinan ada kendaraan warga yang datang dari arah berlawanan karena jalan itu memang digunakan masyarakat setempat setiap hari,” katanya.

Sementara itu, kendaraan roda empat dari arah Medan menuju Banda Aceh masih dapat melintas normal melalui Jembatan Bailey Kutablang tanpa pengalihan arus.

Khusus kendaraan jenis truk dari arah Banda Aceh, petugas menerapkan sistem buka-tutup untuk menghindari penumpukan kendaraan di atas jembatan.

Polres Bireuen mengharapkan seluruh pengguna jalan mematuhi arahan petugas dan tetap mengutamakan keselamatan selama melintasi jalur alternatif tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan berhati-hati saat berkendara demi keselamatan bersama,” pungkas Irwansyah. ***

Baca Juga