Abati Muzakkir Resmi Pimpin HUDA Bireuen

Ringkasan Berita:

  • Pelantikan Kepengurusan: Abati Muzakkir, S.H.I. resmi dilantik sebagai Ketua PW HUDA Bireuen periode 2026–2031 oleh Ketua PB HUDA Aceh, Abiya Dr. Tgk. H. Anwar Usman, M.M., pada Rabu (9/9/2026).
  • Penguatan Peran Dayah: Pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat eksistensi dayah sebagai pilar utama pendidikan dan pembinaan umat di Aceh.
  • Fokus Kepengurusan Baru: Kepengurusan baru diharapkan tampil lebih solid dan responsif dalam menjawab isu keumatan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.
  • Kemitraan Strategis: HUDA Bireuen berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat demi membangun Bireuen yang religius dan bermartabat.

BIREUEN – Abati Muzakir SHI resmi dilantik sebagai Ketua Pimpinan Wilayah (PW) HUDA Bireuen bersama jajaran pengurus lengkap periode 2026–2031.

Pelantikan berlangsung pada Rabu (9/9/2026) sore dan dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Besar HUDA Aceh, Abiya Dr. Tgk. H. Anwar Usman, MM.

Sponsored

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi HUDA Bireuen untuk semakin memperkuat peran ulama dayah dalam membimbing umat, menjaga nilai-nilai keislaman, serta membangun sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

Dengan kepengurusan baru, HUDA Bireuen diharapkan mampu tampil lebih solid dan responsif dalam menjawab berbagai persoalan keumatan, pendidikan, sosial kemasyarakatan, serta perkembangan kehidupan masyarakat Aceh yang terus bergerak.

Kehadiran kepengurusan HUDA periode 2026–2031 juga diharapkan menjadi energi baru dalam memperkokoh eksistensi dayah sebagai salah satu pilar utama pendidikan dan pembinaan umat di Aceh.

Abati Muzakir bersama jajaran pengurus yang baru dilantik kini mengemban amanah besar untuk membawa HUDA Bireuen semakin kuat, bersatu dan hadir di tengah masyarakat.

Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi menjadi peneguhan kembali peran strategis ulama dayah sebagai penjaga nilai agama, pembimbing umat dan mitra penting dalam membangun Bireuen yang lebih religius, bermartabat dan berkeadaban. ***

Baca Juga