BANDA ACEH – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli alias Abang Samalanga dimosi tak percaya oleh 67 dari 81 anggota DPRA.
Bahkan, 11 anggota DPRA dari Partai Aceh—yang merupakan teman separtai dengan Zulfadli ikut menyatakan sikap menolak kepemimpinannya.
Sikap berbeda ditunjukkan oleh sejumlah ketua fraksi di DPR Aceh.
Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR Aceh, Muhammad Rizky mengakui bahwa saat ini DPR Aceh di bawah kepemimpinan Zulfadhli berjalan sangat baik.
Rizky juga menyanggah bahwa kepemimpinan Abang Samalanga tidak secara kolektif dan kolegial.
Menurutnya, ada yang janggal dengan adanya mosi tidak percaya ini. Apalagi sampai disebutkan jumlah anggota dewan yang ajukan mosi sampai sebanyak itu.
“Kami mendukung penuh Zulfadhli yang saat ini jabat Ketua DPR Aceh,” kata Muhammad Rizky di Banda Aceh, Kamis, 19 Maret 2026.
Senada disampaikan Ketua Fraksi Nasdem DPR Aceh, Nurchalis.
Ia mengatakan, partainya saat ini masih tetap mendukung kepemimpinan Ketua DPR Aceh Zulfadhli alias Abang Samalanga.
“Kami tetap mendukung Abang Samalanga yang ditunjuk Mualem. Dan ini sesuai dengan aturan dan regulasinya,” kata Nurchalis.
Nurchalis juga menampik anggotanya dari Partai NasDem terlibat dalam mosi tak percaya Ketua DPR Aceh.
“Kami tidak ada dalam isu ini,” katanya.
Ketua Fraksi PKB di DPR Aceh, Munawar AR mengatakan, dirinya baru tahu ada mosi tidak percaya. “Kami baru tau itu dari media, ini seperti ada yang gembosin,” kata Munawar.
“Kami di Fraksi PKB tetap solid dukung kepemimpinan Abang Samalanga sebagai orang kepercayaan yang ditunjuk Mualem,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Informasi dihimpun ACEHSATU, Rabu 17 Maret 2026, mosi tak percaya anggota DPRA terhadap Ketua Zulfadhli karena akumulasi sejumlah persoalan sebelumnya.
Sejumlah anggota dewan menilai pola kepemimpinan Zulfadhli jauh dari prinsip kolektif-kolegial dalam pengambilan kebijakan strategis.
Mosi tak percaya ini juga karena Zulfadli menerapkan persetujuan dirinya sebagai Ketua DPRA dalam penerapan Pergub Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perjalanan Dinas. ***
