ACEH UTARA | ACEHSATU.COM — Sambaran petir yang terjadi di Desa Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Senin (13/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB, mengakibatkan satu warga meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka.
Korban meninggal diketahui bernama Zakaria (45). Ia tersambar petir saat berlindung di sebuah gubuk bersama warga lain dan dinyatakan meninggal di lokasi kejadian.
Tiga korban lain yang selamat masing-masing Nurbaiti (65), Majidah (34), serta anaknya Khalis Multazam (8). Ketiganya sempat kehilangan kesadaran setelah insiden tersebut sebelum akhirnya dievakuasi ke fasilitas kesehatan di Kecamatan Langkahan. Karena membutuhkan penanganan lanjutan, para korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Bunda Lhokseumawe.
Nurdin, suami Majidah, menuturkan bahwa saat kejadian istri dan anaknya berada di dalam gubuk. “Mereka sedang berteduh, bahkan anak saya sempat makan. Setelah kejadian, keduanya tidak sadarkan diri,” katanya.
Proses rujukan korban dibenarkan oleh Efendi, sopir ambulans Puskesmas Langkahan yang mengantar para korban ke rumah sakit.
Petugas dari Polsek Langkahan yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Happy Saputra mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Keuchik Buket Linteung, Mansur.
Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kapolsek Langkahan Iptu Edi Munandar menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat hujan lebat disertai petir dan angin kencang melanda wilayah setempat.
Menurutnya, sambaran petir awalnya mengenai meteran listrik milik seorang warga hingga menimbulkan suara ledakan. Beberapa saat kemudian, warga datang meminta pertolongan karena ada korban yang tersambar petir di dalam rumah.
“Saat didatangi, korban ditemukan dalam posisi terlentang di dapur rumah. Upaya pertolongan sempat dilakukan, namun korban tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan,” ujar Iptu Edi Munandar.
Tidak lama berselang, warga lain juga melaporkan seorang anak yang menjadi korban sambaran petir di rumah yang berdekatan dengan lokasi pertama.
Sekitar pukul 16.10 WIB, para korban dibawa ke Puskesmas Langkahan. Petugas medis menyatakan Zakaria telah meninggal dunia, sementara korban lainnya mendapatkan penanganan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat cuaca ekstrem, khususnya hujan disertai petir, dengan menghindari penggunaan peralatan listrik serta mencari tempat berlindung yang lebih aman.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi terbaru terkait kondisi tiga korban yang masih menjalani perawatan.***