Enam Penyintas Banjir di Langkahan Alami Gangguan Jiwa, Dua Dirujuk ke RSJ Banda Aceh

Ringkasan Berita:

  • Gangguan Jiwa Pasca-Banjir: Sebanyak enam warga penyintas banjir di Gampong Tanjong Dalam Selatan, Aceh Utara, dilaporkan mengalami gangguan jiwa akibat dampak psikis bencana.
  • Rujukan ke Rumah Sakit: Dari enam orang yang ditangani di RSUD Cut Meutia, dua di antaranya harus dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh untuk penanganan lebih lanjut.
  • Faktor Penyebab Utama: Gangguan kejiwaan ini dipicu oleh trauma banjir bandang November 2025, faktor ekonomi yang memburuk, serta kehilangan tempat tinggal.
  • Langkah Pemerintah: Dinas Kesehatan Aceh Utara kini fokus memberikan pendampingan psikososial, penyuluhan kesehatan, serta pengobatan fisik dan mental bagi para korban di hunian sementara (Huntara).

ACEH UTARA – Enam penyintas banjir dari Gampong Tanjong Dalam Selatan, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara dilaporkan mengalami gangguan jiwa dan dua diantaranya sudah dirujuk ke ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Abdurrahman kepada wartawan, Kamis 30 April 2026 mengatakan, dua dari enam penyintas banjir besar di Kecamatan Langkahan yang terganggu kejiwaannya.

Sponsored

Dikatakan, setelah pihaknya menerima laporan masyarakat langsung menurunkan petugas ke lapangan.

“Semua ada enam orang kita tangani di RSUD Cut Meutia dan dua orang kita rujuk ke RSJ Banda Aceh,” kata Abdurrahman.

Kondisi itu, katanya, membuat Dinas Kesehatan Aceh Utara untuk terus konsen mendampingi para penyintas yang terganggu jiwanya.

“Banyak faktor yang menjadi penyebabnya, kondisi ekonomi, rumah hilang dan kesedihan berkepanjangan karena bencana banjir bandang kemarin,” sebut Abdurrahman.

Selain itu, Dinkes Aceh Utara juga terus memberikan penyuluhan Kesehatan dan pengobatan fisik dan mental kepada para penyintas.

“Jadi kita selain fokus pada kesehatan, juga terus mendampingi terhadap pemulihan psikologi sosial, khususnya bagi masyarakat yang menjadi korban bencana,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, enam penghuni hunian sementara (Huntara) di Dusun Buket Sentang, Gampong Tanjong Dalam, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, mengalami gangguan kejiwaan.

Wakil Tuha Peut, Gampong Tanjong Dalam, Abdullah, mengatakan kondisi tersebut dipicu oleh faktor ekonomi yang dihadapi pengungsi pascabanjir 25 November 2025. ***

Baca Juga