Melapor sebagai Korban KDRT, Ternyata Wardiah Sedang Lapar Berat

Ringkasan Berita:

  • Laporan Palsu KDRT: Seorang wanita bernama Wardiah melapor ke Call Center 110 Polresta Banda Aceh dengan mengaku sebagai korban KDRT, namun ternyata ia hanya merasa sangat lapar.
  • Alasan Melapor: Wardiah mengaku nekat melapor karena tidak tahu harus meminta bantuan makanan ke mana lagi, meski ia memang pernah mengalami KDRT setahun yang lalu.
  • Respon Humanis Polisi: Petugas Polsek Jaya Baru yang tiba di lokasi tetap memberikan bantuan secara humanis dengan membelikan nasi bungkus dan air mineral bagi Wardiah.
  • Rencana Sidak DPRK: Ketua DPRK Banda Aceh berencana melakukan sidak untuk meninjau kondisi ekonomi Wardiah, sembari mengklarifikasi bahwa ia sebenarnya warga Gampong Garut, bukan Lamteumen Barat.

BANDA ACEH – Wardiah, seorang perempuan di Lamteumen Barat, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh, melapor kepada polisi melalui layanan darurat Call Centre 110 Polresta Banda Aceh bahwa ia menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Namun setelah petugas tiba di rumahnya, perempuan tersebut mengaku sedang dalam kelaparan.

Sponsored

Laporan ke layanan darurat Call Centre 110 Polresta Banda Aceh pada Rabu, 24 April 2026 sore.

Kapolsek Jaya Baru Polresta Banda Aceh, Iptu Tea Gustianingsih, mengatakan, setelah menerima laporan, Wardiah ternyata tidak dalam kondisi mengalami kekerasan.

“Ia mengaku sangat lapar dan membutuhkan bantuan makanan,” kata Iptu Tea Gustianingsih Jumat, 24 April 2026.

Wardiah mengaku memang pernah mendapat KDRT setahun lalu.

Sedangkan panggilan darurat yang dilakukan hari itu karena membutuhkan makanan, dan ia mengaku tidak tahu harus meminta bantuan ke mana.

Dengan sigapnya petugas tersebut langsung membelikan nasi bungkus dan air mineral.

Respon humanis polisi mendapat apresiasi dari masyarakat. “Kami salut dengan sikap humanis polisi yang hadir mengayomi masyarakat,” kata seorang warga Banda Aceh.

DPRK akan Sidak

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah, mengatakan pihaknya bakal melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah warga yang mengalami kelaparan tersebut.

“Kami akan sidak untuk mengetahui keadaaannya,” kata Irwansyah kepada wartawan, Sabtu 25 April 2026.

Irwansyah meluruskan bahwa yang Wardiah ini bukan warga Gampong Lamteumen, akan tetapi Gampong Garut, Kecamatan Darul Imarah. “Ini berdasarkan informasi Kepala Desa Lamteumen Barat,” kata Irwansyah. ***

Baca Juga