BIREUEN — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bireuen menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) pengisian aplikasi MAGIS dan pembinaan kepala Raudhatul Athfal (RA) se-Kabupaten Bireuen, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Ofrom Kantor Kemenag Bireuen tersebut dibuka Kepala Kankemenag Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd. Bimtek diikuti 34 peserta yang terdiri dari kepala RA, operator dan pengawas RA.
Dalam arahannya, Zulkifli meminta pengelola RA memperkuat kekompakan dan meningkatkan kualitas pengelolaan madrasah. Menurutnya, RA harus mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan menyenangkan bagi anak.
“Kalau RA ingin maju, mari kita kuatkan barisan dengan penuh kekompakan. Jadikan RA sebagai tempat yang membuat anak nyaman belajar,” ujar Zulkifli.
Ia juga mengingatkan agar pendirian RA baru memperhatikan kelayakan sarana dan prasarana serta ketersediaan tenaga pendidik.
“Untuk pembukaan RA ke depan akan kami perketat. Jangan sampai ada RA yang tidak memenuhi persyaratan, baik sarana prasarana maupun tenaga pendidik,” katanya.
Sementara itu, mewakili Pengawas RA, Hanafiah, S.Ag., MA., meminta peserta mengikuti Bimtek dengan serius agar materi yang diperoleh dapat diterapkan di RA masing-masing.
“Kami berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan baik dan dapat menerapkannya ketika kembali ke RA masing-masing,” ujarnya.
Materi Bimtek disampaikan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Anis, S.Ag., dan Ketua Pokjawas Drs. Ridlwan, M.Pd. Selain pengisian aplikasi MAGIS, kegiatan juga diisi dengan pembinaan pengelolaan RA.
Ketua Ikatan Kepala RA (IQRA) Bireuen, Ruhani dari RA Ulumul Quran Peudada, menyampaikan apresiasi kepada Kemenag Bireuen atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap pembinaan dan komunikasi antarpengelola RA terus diperkuat sehingga pendidikan anak usia dini berbasis madrasah semakin baik.
Menutup kegiatan, Ruhani menyampaikan pantun bernuansa Aceh sebagai pesan kebersamaan para kepala RA:
Tajak u laot takawe meuneng,
Tengoh jime en lam kawan kadra,
Tape ek layang teungoh na angen,
Hanjeut tame-en me-en le tanyo kepala RA.
Pantun tersebut disambut dengan suasana penuh keakraban oleh peserta. Ruhani berharap seluruh pengelola RA tetap kompak dan bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan.
“Semoga RA Bireuen tetap maju dan mendunia,” harapnya.