Jalan Perjuangan Pandrah Kembali Dibuka, Akses Sekolah dan Perkantoran semakin dekat

BIREUEN — Jalan Perjuangan di Kecamatan Pandrah, Kabupaten Bireuen, yang belasan tahun tertutup semak belukar mulai dibuka kembali. Akses sepanjang sekitar 300 meter dengan lebar 5,5 meter itu diharapkan kembali menjadi jalur menuju sekolah, permukiman dan sejumlah fasilitas pemerintahan.

Pembukaan dilakukan melalui gotong royong lintas sektor, Selasa (8/9/2026), di kawasan samping Kantor Camat Pandrah. Kegiatan melibatkan jajaran kecamatan, sekitar 100 siswa dan guru SMA Negeri 1 Pandrah, TNI-Polri, APDESI serta sejumlah keuchik.

Sponsored

Camat Pandrah Juanda Abdullah mengatakan pembukaan jalan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang menginginkan akses lebih mudah dari jalan nasional Banda Aceh-Medan menuju SMA Negeri 1 Pandrah dan sejumlah fasilitas pemerintahan.

“Jalan ini sudah tertutup semak belukar belasan tahun. Karena itu, kami bersama masyarakat dan seluruh unsur terkait berinisiatif membuka kembali akses ini,” kata Juanda.

Menurutnya, kondisi jalan sebelumnya telah ditinjau bersama unsur Muspika dan Wakapolres Bireuen. Aspirasi tersebut kemudian disampaikan kepada Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST.

Bupati merespons positif dan menyatakan dukungan untuk membantu proses pembukaan jalan, termasuk penyediaan material serta alat berat melalui PT Takabea.

“Alhamdulillah, Bapak Bupati merespons aspirasi masyarakat dan siap membantu material serta alat berat yang diperlukan untuk membuka dan menata jalan ini,” ujarnya.

Juanda mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pembukaan Jalan Perjuangan merupakan hasil kerja bersama pemerintah, TNI-Polri, dunia pendidikan, APDESI, para keuchik dan masyarakat.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Pandrah Nazaruddin, S.Pd., MM, mengatakan keterlibatan siswa dalam gotong royong sekaligus menjadi pembelajaran tentang kepedulian dan kebersamaan.

“Ini memberikan pembelajaran langsung kepada siswa tentang pentingnya gotong royong. Di sisi lain, jalan ini memang sangat dibutuhkan untuk akses sekolah dan masyarakat,” katanya.

Ketua APDESI Kecamatan Pandrah Khairi Agani juga mengapresiasi kolaborasi tersebut. Ia berharap jalan yang telah dibuka dapat segera ditata dan ditingkatkan sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

 

Gotong royong pembukaan Jalan Perjuangan turut diikuti jajaran Kantor Camat Pandrah, TNI-Polri, guru dan siswa SMA Negeri 1 Pandrah, APDESI serta sejumlah keuchik.

Jalan yang selama belasan tahun tidak berfungsi tersebut kini mulai kembali dibuka. Pemerintah Kecamatan Pandrah berharap akses itu segera ditata sehingga dapat mendukung mobilitas masyarakat, pendidikan dan pelayanan pemerintahan.

Reporter Muhammad Idris

Baca Juga