PEUSANGAN, BIREUEN — Peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-67 di SMA Negeri 2 Peusangan berlangsung khidmat, Senin (7/9/2026).
Upacara yang digelar di halaman sekolah tersebut diikuti sekitar 78 guru dan tenaga kependidikan serta ratusan siswa. Kepala SMA Negeri 2 Peusangan, Hasballah, S.Pd., M.Pd., bertindak sebagai inspektur upacara.
Dalam amanatnya, Hasballah membacakan pesan Gubernur Aceh yang menekankan pentingnya membangun generasi Islami, unggul, berakhlak, mandiri, kreatif dan bermartabat.
Hardikda tahun ini mengusung tema : “Memajukan Pendidikan Aceh, Membangun Generasi Islami, Unggul, dan Bermartabat.”
Selain pendidikan karakter, amanat tersebut juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah. Setiap satuan pendidikan diharapkan memiliki langkah yang jelas untuk melindungi siswa dan warga sekolah saat terjadi bencana.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sejumlah agenda siswa, salah satunya lomba pidato menggunakan bahasa Aceh.
Lomba tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk melatih keberanian berbicara sekaligus menjaga kemampuan berbahasa Aceh sebagai bagian dari identitas budaya daerah.
Guru Pendidikan Agama Islam SMA Negeri 2 Peusangan, Fakhrurrazi, S.Pd.I., bersama guru lainnya turut mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung.
Pihak sekolah berharap peringatan Hardikda tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, kedisiplinan dan karakter siswa.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, SMA Negeri 2 Peusangan berkomitmen mendorong siswa agar tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak, percaya diri dan tetap mencintai budaya Aceh.
Reporter: Muhammad Idris