BIREUEN — Ribuan warga dari 69 gampong memadati kompleks Masjid Besar Peusangan, Kabupaten Bireuen, Senin (7/9/2026), menghadiri Maulid Akbar 1448 Hijriah.
Selain tausiah, selawat dan zikir, kegiatan tersebut diisi dengan santunan kepada 165 anak yatim. Masing-masing gampong mengutus anak yatim untuk menerima santunan dengan didampingi keuchik, perangkat gampong atau tuha peut.
Ketua Panitia, Tgk Jamaluddin, S.Pd.I., M.Kom.I., mengatakan Maulid Akbar sekaligus menjadi khanduri besar Masjid Besar Peusangan yang pelaksanaannya didukung masyarakat, lembaga perbankan dan sejumlah pihak lainnya.
“Ini merupakan khanduri besar Masjid Besar Peusangan. Alhamdulillah, pelaksanaannya mendapat dukungan dan sedekah dari berbagai pihak,” ujarnya.
Untuk khanduri, panitia menyediakan lima ekor lembu dan sejumlah kambing. Satu ekor lembu disumbangkan Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST, sementara dua ekor berasal dari para keuchik se-Kecamatan Peusangan dan dua ekor lainnya dari partisipasi masyarakat.
Bupati Mukhlis juga hadir dalam persiapan khanduri dan ikut dalam proses penyembelihan pada Minggu malam.
Pada puncak Maulid, suasana masjid semakin meriah dengan penampilan empat grup selawat dan zikir dari sejumlah TPA, dayah dan pesantren di Kecamatan Peusangan. Tausiah disampaikan Tgk Muhammad Zia Ulhaq dari Dayah Abu Tanoh Mirah.
Camat Peusangan menyebut lebih dari 5.000 undangan hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari 69 gampong, unsur pemerintahan, pendidikan, kesehatan, perbankan, dunia usaha, ulama, tokoh masyarakat hingga perguruan tinggi.
Wakil Bupati Bireuen Ir. H. Razuardi, MT., bersama sejumlah unsur Forkopimda juga turut menghadiri Maulid Akbar tersebut.
Ketua Panitia Tgk Jamaluddin didampingi Bendahara Panitia Tgk Jailani mengatakan, tingginya partisipasi masyarakat menjadi kunci terlaksananya kegiatan tersebut.
Menurutnya, Maulid bukan hanya menjadi momentum memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga ruang untuk berbagi, mempererat silaturahmi dan memperkuat gotong royong masyarakat.
Di tengah kompleks masjid yang masih dalam proses pembangunan dua menara utama, Maulid Akbar tahun ini sekaligus menjadi momentum bagi masyarakat Peusangan untuk mendoakan agar pembangunan Masjid Besar Peusangan dapat segera selesai dan semakin bermanfaat sebagai pusat kegiatan keagamaan masyarakat.
Reporter Muhammad Idris
