ACEH TIMUR – Poster Haul ke-22 almarhum Tgk. Ishak Daud masih beredar di media sosial, termasuk status WhatsApp, Rabu (9/9/2026).
Poster tersebut terlihat di status WhatsApp Afi Aluebu Peureulak Barat, pejabat Disdukcapil Aceh Timur, serta Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Alfarlaky.
Dalam poster, Ishak Daud disebut sebagai Panglima GAM Wilayah Peureulak. Sosoknya kembali dikenang karena perannya dalam sejarah konflik Aceh, khususnya di wilayah Peureulak dan Aceh Timur.
Ishak Daud disebut sebagai salah satu tokoh GAM di Aceh Timur dan pernah mengikuti pelatihan militer di luar negeri. Ia meninggal pada September 2004 setelah kontak senjata dengan aparat keamanan di Peureulak dan dimakamkan di Blang Glumpang.
Gugurnya Panglima Tgk. Ishak Daud sekitar setahun sebelum penandatanganan MoU Helsinki pada 15 Agustus 2005, yang menjadi tonggak berakhirnya konflik bersenjata di Aceh. Tgk Ishak Daud tidak sempat menyaksikan langsung perdamaian tersebut.
Peredaran poster haul di ruang digital kembali menghidupkan memori publik terhadap perjalanan sejarah Aceh. Bagi masyarakat, haul menjadi momentum untuk mendoakan dan mengenang almarhum. Sementara bagi generasi muda, momentum tersebut dapat menjadi pintu untuk memahami sejarah konflik Aceh dan proses panjang menuju perdamaian.
Dua puluh dua tahun setelah momentum haul yang diperingati, Aceh kini berada dalam suasana damai. Nama Tgk. Ishak Daud pun tetap menjadi bagian dari catatan sejarah Aceh yang terus dikenang di tengah masyarakat.
Kontributor Muhammad Idris
