LHOKSEUMAWE – Tim dosen Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh (Unimal) mengenalkan teknologi digital untuk mendukung pengelolaan sampah di Desa Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Kabupaten Aceh Utara, Selaska (13/10/2026).
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tersebut bertujuan membantu desa mengelola data sampah secara lebih tertib, mulai dari pencatatan volume, pengelompokan jenis sampah hingga pemantauan kegiatan pengumpulan dan pengembangan bank sampah.
Ketua tim PkM, Zara Yunizar, S.Kom., M.Kom., mengatakan teknologi digital dapat membantu desa mengatasi kendala pencatatan manual sekaligus menyediakan data yang lebih mudah digunakan untuk perencanaan pengelolaan sampah.
Dengan sistem digital, warga bisa lebih mudah memantau dan mengelola data sampah secara real time. Ini akan membantu desa dalam menyusun kebijakan pengelolaan sampah yang lebih terarah,”
ujar ketua tim PkM Unimal.
Dalam kegiatan tersebut, warga juga menyampaikan sejumlah tantangan penerapan teknologi, di antaranya ketersediaan jaringan internet, kemampuan mengoperasikan perangkat digital, dan kebutuhan pendampingan lanjutan.
Tim Unimal menjelaskan bahwa penerapan digitalisasi dapat dimulai dengan sistem sederhana sesuai kebutuhan dan kemampuan masyarakat, kemudian dikembangkan secara bertahap.
Keuchik Blang Pulo, Hery, mengapresiasi pendampingan tersebut dan berharap pengetahuan yang diberikan dapat diterapkan untuk membantu menangani persoalan sampah di desanya.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran tim dari Unimal. Semoga ilmu yang dibagikan hari ini bisa langsung kami terapkan untuk mengatasi masalah sampah di desa kami,”
Kegiatan ini dipimpin Zara Yunizar bersama anggota tim, yakni Nanda Savira Ersa, Muhammad Fikry, Zalfie Ardian, Muthmainnah, Nura Usrina, Syahrandy Fazra, Maulida Yani Siregar, dan Muslim Gunawan.
Melalui pendampingan tersebut, Unimal berharap pemanfaatan teknologi dapat mendukung pengelolaan sampah yang lebih terukur dan berkelanjutan, dengan keterlibatan aktif pemerintah desa serta masyarakat.
Koresponden: Muhammad Idris