Mulai Hari Ini, Jembatan Kutablang Berlaku Satu Arah, Lihat Info Selengkapnya di Sini!

Ringkasan Berita:

  • Pemberlakuan Satu Arah: Terhitung mulai hari ini, Jumat, 13 Maret 2026, Satlantas Polres Bireuen memberlakukan sistem satu arah (one way) di Jembatan Bailey Kutablang dan Awe Geutah untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik Lebaran.
  • Pembagian Jalur: Kendaraan dari arah Banda Aceh ke Medan diarahkan melalui Jembatan Kutablang (maksimal 30 ton), sedangkan kendaraan dari arah Medan ke Banda Aceh dialihkan melalui Jembatan Awe Geutah (maksimal 10 ton).
  • Pengecualian Kendaraan Khusus: Kendaraan sumbu 3 serta kendaraan darurat/prioritas (ambulans, damkar, BBM, sembako, dan iring-iringan jenazah) dari arah Medan tetap diizinkan melintasi Jembatan Kutablang dengan sistem buka-tutup.
  • Tujuan Keamanan & Infrastruktur: Selain untuk kelancaran lalu lintas, rekayasa ini bertujuan menjaga ketahanan Jembatan Bailey Kutablang yang bersifat darurat agar tidak cepat rusak akibat beban berlebih.

BIREUEN – Arus lalu lintas di jembatan darurat bailey Kutablang di Kabupaten Bireuen mulai diberlakukan hari ini, Jumat 13 Maret 2026.

Rekayasa arus lalin ini diberlakukan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama musim mudik Lebaran 2026 di Jembatan Kutablang dan Jembatan Awe Geutah.

Sponsored

Informasi tersebut disampaikan Satlantas Polres Bireuen melalui akun media sosial Instagram @lantasbireuen, sejak Senin 9 Maret 2026.

“Assalamu’alaikum sobat polantas, dalam rangka menjelang lebaran Idul Fitri tahun 2026, kami informasikan terhitung mulai hari Jum’at tanggal 13 Maret 2026 akan dilakukan rekayasa lalu lintas jalur alternatif via jembatan Kutablang dan via jembatan Awe Getah,” tulis admin pada akun tersebut.

Disebutkan, aturan teknis untuk melintasi kedua jembatan tersebut dengan beberapa ketentuan yang harus dipatuhi selama rekayasa berlangsung.

Berikut rekayasa yang dilakukan:

  • Kendaraan yang dari arah Banda Aceh menuju Medan dapat melalui jembatan Bailey Kutablang dengan (sistem one way/satu arah). Untuk tonase kendaraan maksimal 30 ton, tinggi kendaraan maksimal 4 meter.
  • Kendaraan dari arah Medan menuju Banda Aceh dapat melalui jalur alternatif via jembatan bailey Awe Getah dengan (sistem oneway/satu arah). Untuk tonase kendaraan maksimal 10 ton.
  • Untuk kendaraan sumbu 3, ambulans, damkar, bbm, sembako, iring-iringan jenazah yang dari arah Medan dapat melalui jembatan bailey Kuta Blang dengan sistem (buka tutup diisesuaikan dengan kondisi dilokasi).

Salantas juga mengimbau kepada seluruh pengendara agar tetap mematuhi paraturan lalu lintas dan patuhi arahan petugas di lapangan, dan tidak saling mendahului.

“Pengguna jalan tetap berada di jalurnya masing-masing dengan tertib demi terciptanya kamseltibcarlantas menjelang arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri tahun 2026 di wilayah Kabupaten Bireuen,” tulis @lantasbireuen.

Satu arah jembatan kutablang
Informasi arus lalu lintas di jembatan bailey Kutablang, Bireuen. Instagram @lantasbireuen

Kasat Lantas Polres Bireuen, AKP Aditya menambahkan, kendaraan khusus seperti ambulans, mobil pemadam, truk BBM, sembako, iring-iringan jenazah, serta kendaraan sumbu tiga dari arah Medan tetap dapat melintas di Jembatan Kutablang dengan sistem buka-tutup sesuai kondisi lapangan.

Asisten BMN BPJN Aceh Satker Wilayah 1, Fachruddin, menambahkan rekayasa ini juga bertujuan menjaga keawetan Jembatan Bailey Kutablang.

Kondisi jembatan saat ini darurat dan sering rusak akibat dilintasi truk bertonase lebih dari 30 ton.

Dengan rekayasa lalu lintas, beban jembatan berkurang, arus kendaraan lebih lancar, dan masyarakat lebih nyaman menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah. ***

Baca Juga