BIREUEN — Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., mengingatkan seluruh personel untuk tidak terlibat narkoba, judi online (judol), pinjaman online (pinjol) bermasalah maupun pelanggaran hukum dan kode etik Polri.
Penegasan itu disampaikan Yulhendri saat memimpin apel pagi yang diikuti seluruh personel jajaran Polres Bireuen, Senin (7/9/2026).
Kapolres mengatakan, setiap anggota Polri harus mampu menjaga disiplin, integritas dan nama baik institusi, baik saat menjalankan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan ada personel Polres Bireuen yang terlibat narkoba, judi online maupun pinjaman online yang bermasalah. Hindari segala bentuk pelanggaran hukum dan kode etik. Jaga diri, jaga keluarga dan jaga nama baik institusi,” tegasnya.
Menurut Yulhendri, keterlibatan personel dalam persoalan hukum maupun masalah keuangan tidak hanya berdampak pada diri sendiri, tetapi juga dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Ia juga meminta para pejabat utama, perwira dan pimpinan satuan meningkatkan pengawasan serta pembinaan terhadap anggota. Jika ditemukan pelanggaran, penanganannya harus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, disiplin dan berintegritas. Jangan sampai karena kesalahan pribadi, nama baik institusi ikut tercoreng,” ujarnya.
Selain itu, personel diminta bijak menggunakan media sosial serta menjaga perilaku dan etika sebagai anggota Polri.
Kapolres berharap seluruh personel tetap memegang teguh Tri Brata dan Catur Prasetya serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia menegaskan, disiplin dan integritas personel menjadi bagian penting dalam menjaga marwah serta kepercayaan masyarakat terhadap Polres Bireuen.
Reporter Muhammad Idris
