Kisah Warga Sawang di Tenda Darurat

Ringkasan Berita:

  • Lebaran di Pengungsian: Sekitar 80 KK di Desa Gunci, Sawang, terpaksa merayakan Idulfitri 2026 di tenda darurat akibat dampak banjir bandang dan tanah longsor.
  • Kondisi Pengungsi: Hingga pertengahan Maret 2026, terdapat 1,8 ribu penyintas yang tersebar di berbagai titik pengungsian, bahkan beberapa di antaranya terpaksa tinggal di area kebun kelapa sawit karena kehilangan rumah.
  • Bantuan Logistik: Meski bantuan pangan, zakat, dan paket Lebaran terus mengalir untuk meringankan beban warga, kebutuhan mendesak saat ini adalah hunian yang layak.
  • Lambatnya Pembangunan: Pemerintah menargetkan pemindahan pengungsi sebelum Lebaran, namun realisasi pembangunan hunian sementara (huntara) maupun permanen dinilai masih sangat lambat.

SEKITAR 80 KK di Desa Gunci, Sawang, Aceh Utara, terpaksa merayakan Lebaran 2026 di tenda pengungsian karena bencana.

Sementara ribuan warga terdampak lainnya di wilayah tersebut masih menanti hunian layak.

Sponsored

Para penyintas banjir bandang juga tetap melakukan tradisi meugang menyantap daging di tenda darurat. Sebagian datang dari bantuan yang mengalir.

Kisah tragis dialamai banyak penyintas di daerah Sawang. Apalagi kawasan ini merupakan yang terparah dilanda banjir bandang.

Bahkan, banyak korban jiwa berjatuhan.

Dari data dihimpun, penyintas bencana banjir bandang dan tanah longsor menetap di tenda darurat di berbagai titik, termasuk di Desa Gunci, Kecamatan Sawang, dan Desa Buket Linteung, Kecamatan Langkahan.

Sementara itu hingga per 15 Maret 2026, sekitar 1,8 ribu penyintas banjir masih tinggal di tenda darurat, bahkan ada yang di kebun kelapa sawit karena rumah hanyut.

Sedangkan bantuan kebutuhan lebaran, zakat, dan paket bahan pangan terus disalurkan untuk meringankan beban warga, namun mereka masih sangat mengharapkan hunian sementara (huntara) atau permanen.

Pemerintah menargetkan tidak ada lagi pengungsi di tenda saat Idul Fitri 1447 H, namun pembangunan hunian sementara masih sangat lambat. ***

Baca Juga