RIBUAN penyintas banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh berlebaran Idul Fitri di tenda pengungsian.
Pasalnya, sejumlah desa belum dibangun hunian sementara (huntara).
Sebagian desa material bangunan baru tiba di desa.
Salah seorang warga penyintas banjir di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Wahyu Rahmah, menyebutkan, hingga kini belum ada bantuan huntara dari pemerintah untuk desa itu.
“Ada bantuan huntara sedang dikerjakan dari relawan di beberapa unit desa kami. Kalau dari pemerintah belum ada,” kata Rahmah, Jumat 20 Maret 2026.
Selain itu, sebagian warga berada ditenda pengungsian, sebagian lagi membuat rumah kecil dengan kayu seadanya. Agar tidak terlalu panas dibawah tenda pengungsian.
Datok Penghulu (Kepala Desa) Lubuk Sidup, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Ibrahim, menyebutkan saat ini material hunian sementara telah tiba di desa mereka.
“Kami dapat 163 unit hunian sementara (Huntara). Mudah-mudahan selesai sebelum lebaran. Kalau bisa dikebut siang dan malam, agar bisa langsung ditempati pengungsi,” kata Ibrahim.
Dia menyebutkan, saat ini penyintas banjir masih bertahan di tenda pengungsian. Sedangkan bahan makanan masih tersedia untuk sementara waktu.
“Semoga bisa segera selesai masalah ini,” pungkasnya. ***
