Mualem Tepis Isu Mosi Tak Percaya Ketua DPRA: Zulfadhli akan Memimpin hingga 2029

Ringkasan Berita:

  • Penegasan Jabatan: Ketua Umum Partai Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), memastikan Zulfadhli (Abang Samalanga) akan tetap menjabat sebagai Ketua DPRA hingga masa jabatan berakhir pada 2029.
  • Menepis Isu Mosi Tak Percaya: Pernyataan resmi ini sekaligus mengakhiri spekulasi terkait isu mosi tak percaya yang sempat berembus terhadap kepemimpinan Zulfadhli.
  • Instruksi Solidaritas: Mualem meminta seluruh kader Partai Aceh dan koalisi parlemen untuk tetap solid demi menjaga stabilitas fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan di Aceh.
  • Fokus Pembangunan: Partai Aceh menekankan pentingnya suasana kondusif dan mengimbau agar tidak ada pihak yang melakukan manuver politik yang dapat mengganggu jalannya pembangunan daerah.

BANDA ACEH – Isu mosi tak percaya terhadap Ketua DPR Aceh, Zulfadhli alias Abang Samalanga akhirnya selesai.

Pasalnya, Ketua Umum Partai Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, menegaskan bahwa Abang Samalangan tetap memimpin Dewan Perwakilan Rakyat Aceh hingga akhir masa jabatan pada 2029.

Sponsored

“Ini kader terbaik Partai Aceh yang dipercaya sebagai Ketua DPRA,” kata Mualem di sela-sela halal bi halal di kediaman Abang Samalanga, di Gampong Lancok, Kecamatan Samalanga, Bireuen, Senin, 23 Maret 2026.

Mualem mengatakan keputusan tersebut merupakan sikap resmi partai yang harus dihormati oleh seluruh kader.

Ia menilai Zulfadhli sebagai salah satu kader terbaik yang saat ini dipercaya untuk mengemban amanah sebagai pimpinan DPRA.

Menurutnya, kepemimpinan yang berjalan saat ini perlu dijaga demi keberlanjutan kerja-kerja politik dan pemerintahan di Aceh.

Ia meminta seluruh kader Partai Aceh, termasuk partai-partai koalisi di parlemen, untuk tetap solid dan memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Abang Samalanga.Berita Daerah Aceh

Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan agar fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan dapat berjalan secara optimal.

Ia menyebut kepemimpinan Zulfadhli mampu mengorkestrasikan kekuatan legislatif untuk sejalan dengan arah kebijakan pemerintah daerah.

Mualem juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang melakukan manuver yang berpotensi mengganggu stabilitas. Ia menegaskan Aceh saat ini membutuhkan suasana yang kondusif untuk memastikan pembangunan dapat berjalan dengan baik.

Menurutnya, energi politik seharusnya difokuskan pada kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu.

Ia mengajak seluruh elemen, baik legislatif maupun eksekutif, untuk menjaga persatuan dan bekerja dengan tujuan yang sama dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat Aceh.Berita Daerah Aceh. ***

Baca Juga