ACEHSATU.COM | DAERAH – Medco Foundation bersama PT Medco E&P Malaka menurunkan tim medis untuk melayani kesehatan para pengungsi korban banjir di lima kabupaten/kota di Aceh. Pelayanan kesehatan serta penyerahan bantuan obat-obatan dan peralatan medis dilakukan di Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Bireuen, dan Kota Lhokseumawe.
Bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dokter dan paramedis Medco bahkan menjangkau wilayah pedalaman seperti Lokop, Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur. Tenaga perawat dan bidan desa turut membantu pelaksanaan kegiatan Medco Foundation di daerah terpencil, di antaranya Paya Rabo dan Kecamatan Sawang, Aceh Utara.
Kegiatan Mobile Medical Service yang didukung Medco Energi Internasional tersebut telah melayani lebih dari 2.000 pasien korban bencana di berbagai titik pengungsian. Selain pelayanan kesehatan, Medco Foundation juga menyalurkan paket obat-obatan dan peralatan medis untuk 2.000 pasien ke sejumlah fasilitas kesehatan di Aceh.
Di Aceh Tamiang, bantuan obat-obatan diserahkan kepada Puskesmas Kejuruan Muda. Di Kabupaten Bireuen, bantuan diterima Puskesmas Kutablang, sementara di Kota Lhokseumawe disalurkan ke Puskesmas Blang Mangat. Adapun di Aceh Timur, bantuan diberikan kepada RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak serta sejumlah puskesmas, di antaranya Puskesmas Indra Makmu, Julok, Lokop Serbajadi, Keude Geurubak, Nurussalam, Madat, dan Puskesmas Perkebunan Inti.
Head of Medco Foundation, Roni Pramaditia, mengatakan kegiatan Mobile Medical Service tersebut merupakan bagian dari program Medco Peduli Bencana Sumatera. Program ini bertujuan membantu para korban bencana, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan dan kebutuhan pokok selama masa tanggap darurat.
“Selain di Aceh, kami juga membantu korban bencana di Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Tidak hanya layanan kesehatan, kami juga menyalurkan bantuan logistik pangan dan nonpangan,” ujar Roni.
