AcehSatu Media Rilis Laporan Transparansi Journalism Trust Initiative

Ringkasan Berita:

  • Komitmen Transparansi AcehSatu: Media online AcehSatu.com resmi merilis laporan transparansi Journalism Trust Initiative (JTI) untuk memperkuat posisinya sebagai media yang kredibel, terpercaya, dan berkualitas.
  • Partisipasi Program Global: Langkah ini merupakan bagian dari JTI Fast Track Program yang diselenggarakan oleh AMSI dengan dukungan Reporters Sans Frontieres, di mana Indonesia menjadi salah satu prioritas sertifikasi di Asia Pasifik.
  • Proses Self-Assessment: Pemimpin Redaksi AcehSatu, Yusmadi Yusuf, menyatakan telah menyelesaikan self-assessment yang mencakup lebih dari 200 kriteria, mulai dari etika editorial, independensi, hingga transparansi sumber pendanaan.
  • Target Sertifikasi Internasional: Saat ini AcehSatu sedang menjalani tahap audit eksternal guna memperoleh sertifikasi internasional yang bertujuan meyakinkan publik terhadap standar kode etik media dan membantu pembaca menghindari hoaks.

JAKARTA – AcehSatu Media, pemilik platform acehsatu.com merilis Laporan Transparansi Journalism Trust Initiative (JTI) untuk menegaskan komitmen sebagai media online yang kredibel, terpercaya dan berkualitas.

Laporan transparansi ini merupakan bagian dari Fellowship Media: Journalism Trust Initiative (JTI) Fast Track Program yang diselenggarakan oleh Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dengan dukungan dari Reporters Sans Frontieres.

Sponsored

Sebagai informasi, sosialisasi program tersebut telah berlangsung di Hotel Aryaduta Jakarta pada Jumat 26 April 2024.

Sudah ada 85 negara dengan lebih dari 1.500 media telah mengikuti program tersebut.

Indonesia sendiri termasuk negara yang menjadi prioritas di Asia Pasifik agar bisa bergabung dalam sertifikasi media digital ini.

“Pada 5 Mei 2025, kami sudah menyampaikan self-assessment di website JTI,” ujar Yusmadi Yusuf, Pemimpin Redaksi AcehSatu Media.

Dalam assessment tersebut, kata Yusmadi, AcehSatu telah mengisi 200 lebih pertanyaan yang mencakup berbagai aspek seperti organisasi editorial dan termasuk etika, independensi editorial, perlindungan narasumber, akurasi dan transparansi.

Selanjutnya terkait sumber pendanaan, independensi tata kelola dan struktur hukum serta praktik manajemen sosial.

Dikatakan, proses evaluasi ini merupakan kesempatan baik bagi kami untuk menegaskan kembali komitmen terhadap journalism yang berkualitas, baik secara editorial, maupun dalam akuntabilitas internal dan eksternal.

“Pembaca setia acehsatu.com bisa mengakses laporan transparansi ini pada website kami dan website JTI, saat ini kami sedang melanjutkan ke tahap audit eksternal oleh lembaga auditur untuk memperoleh sertifikasi,” kata Yusmadi.

Yusmadi menjelaskan, proses sertifikasi Journalism Trust Initiative oleh lembaga profesional tersebut bisa meyakini publik bahwa AcehSatu Media mengikuti kode etik dan standar internasional.

“Pembaca dapat mengenali media yang mematuhi standar regulasi internasional dan yang beretika, sehingga publik dapat terhindar dari jebakan hoax,” pungkas Yusmadi Yusuf. ***

Baca Juga