Polres Aceh Timur Ajak Warganet Posting Larangan Membakar Hutan

Ringkasan Berita:

  • Polres Aceh Timur mengimbau masyarakat dan mengajak warganet untuk aktif menyebarkan pesan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di media sosial.
  • Kampanye digital yang menampilkan Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurnia ini dipublikasikan secara serentak oleh jajaran kepolisian, salah satunya oleh Kapolsek Peureulak Barat Iptu Faisal Siregar.
  • Materi imbauan menekankan slogan "STOP!! MEMBAKAR HUTAN DAN LAHAN" serta mengingatkan adanya konsekuensi hukum yang serius bagi pelaku pembakaran.
  • Masyarakat diminta untuk menjaga lingkungan serta segera melaporkan ke pihak kepolisian atau aparat setempat jika melihat titik kebakaran hutan dan lahan.

ACEH TIMUR – Polres Aceh Timur mengimbau semua pihak agar memberi perhatian serius terhadap persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aceh Timur.

Bahkan, jajaran Polres Aceh Timur mengajak warganet turut memosting imbauan tersebut di media sosial.

Sponsored

Salah satu postingan yang mencuri perhatian terlihat dari Iptu Faisal Siregar, Sabtu 29 Agustus 2026.

Dalam unggahannya, pesan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) disampaikan secara tegas kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan.

Materi imbauan tersebut menampilkan Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurnia, S.I.K., dengan pesan utama “STOP!! MEMBAKAR HUTAN DAN LAHAN” serta ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla.

Pesan itu juga mengingatkan masyarakat bahwa pembakaran hutan dan lahan dapat berhadapan dengan konsekuensi hukum yang serius. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran meluas, merusak lingkungan, serta mengganggu kesehatan dan keselamatan warga.

“Bersama cegah karhutla. Jaga alam, jaga masa depan,” menjadi pesan yang turut disampaikan dalam materi kampanye tersebut.

Selain memberikan edukasi, masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila melihat adanya kebakaran hutan dan lahan kepada pihak kepolisian atau aparat setempat.

Gerakan serentak anggota Polri mempublikasikan imbauan tersebut dinilai menjadi bentuk nyata kepedulian kepolisian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya membangun kesadaran masyarakat agar pencegahan karhutla dilakukan secara bersama-sama.

Postingan Kapolsek Peureulak Barat Iptu Faisal Siregar kemudian mendapat perhatian dan dibagikan kembali oleh warganet, sehingga pesan “Stop Membakar Hutan dan Lahan” semakin luas menjangkau masyarakat. ***

Baca Juga