Kebakaran Ruko di Aceh Utara, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah

Ringkasan Berita:

  • Insiden Kebakaran: Sebuah ruko usaha kain bernama Bahgia Tex di Gampong Samakurok, Aceh Utara, ludes terbakar pada Minggu (5/4/2026) siang sekitar pukul 13.00 WIB.
  • Penyebab Kejadian: Api diduga berasal dari korsleting listrik pada instalasi colokan di bagian belakang bangunan, yang kemudian merambat cepat karena banyaknya material kain yang mudah terbakar.
  • Dampak Kerugian: Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai miliaran rupiah dengan sekitar 90% isi toko hangus tak terselamatkan.
  • Upaya Pemadaman: Api berhasil dipadamkan dalam waktu dua jam berkat kerja sama petugas pemadam kebakaran, personel TNI/Polri, serta warga setempat

ACEH UTARA — Kebakaran melanda sebuah rumah toko (ruko) milik usaha kain Bahgia Tex di Gampong Samakurok, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Minggu, 5 April 2026, sekitar pukul 13.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Sponsored

Kepolisian setempat menduga sumber api berasal dari bagian belakang bangunan. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik di sekitar instalasi colokan.

Kapolsek Tanah Jambo Aye, Iptu Agus Alfian Halomoan Lubis, menjelaskan api dengan cepat membesar karena banyaknya bahan mudah terbakar di dalam toko, seperti kain dan perlengkapan dagangan lainnya.

“Api cepat merambat karena isi bangunan didominasi material yang mudah terbakar,” ujarnya.

Peristiwa itu bermula saat pemilik toko, Bahgia, berada di bagian depan ruko. Ia kemudian diberi tahu oleh karyawan mengenai munculnya asap dari bagian atas bangunan.

Ketika diperiksa, api sudah membesar di bagian belakang dan sulit dikendalikan.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk memadamkan api. Selain pemadam, personel TNI, kepolisian, serta warga sekitar ikut membantu proses pemadaman dan pengamanan di lokasi kejadian.

Sebagian besar barang dagangan tidak dapat diselamatkan.

Diperkirakan sekitar 90 persen isi toko hangus terbakar. Seorang saksi di lokasi, Adi, warga Pante Bidari, Aceh Timur, turut dimintai keterangan oleh petugas.

Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi, serta mendata kerugian yang ditimbulkan.

Kepolisian mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap potensi gangguan listrik, terutama di tempat usaha yang menyimpan bahan mudah terbakar. ***

Baca Juga