ACEH UTARA — Curah hujan yang melanda Kabupaten Aceh Utara pada Senin sore, 6 April 2026, mengakibatkan hunian sementara (huntara) di Desa Alue Krak Kaye, Kecamatan Langkahan, tergenang air.
Air dilaporkan masuk ke dalam ruang-ruang huntara hingga membasahi berbagai barang milik warga. Kejadian ini dialami oleh para korban banjir bandang pada November 2025 yang hingga saat ini masih tinggal di lokasi penampungan tersebut.
Peristiwa ini juga sempat direkam dan beredar luas di media sosial TikTok melalui akun mriski. Dalam rekaman tersebut terlihat air mengalir masuk ke dalam huntara, sementara sejumlah barang tampak dalam kondisi basah.
Hunian yang seharusnya menjadi tempat perlindungan sementara justru belum sepenuhnya mampu melindungi penghuni dari dampak hujan.
“Leuh banjir keunoeng banjir lom,” ucap seorang warga dalam video tersebut menggunakan bahasa Aceh.
Huntara dibangun sebagai solusi darurat bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang di Aceh Utara. Namun, kondisi yang terjadi menunjukkan bahwa fasilitas tersebut masih memiliki kekurangan, khususnya saat menghadapi cuaca ekstrem.
Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab genangan air di dalam huntara maupun langkah penanganan yang akan diambil.***