Medco E&P Malaka Kerahkan Puluhan Alat Berat Pulihkan Akses Paska Banjir

Ringkasan Berita:

  • Kolaborasi Pemulihan Akses: PT Medco E&P Malaka bersama BPMA dan Pemkab Aceh Timur mengerahkan puluhan alat berat untuk memulihkan akses mobilitas di 31 desa yang tersebar di 8 kecamatan terdampak banjir.
  • Pengerahan Alat Berat: Sejak 2 Desember 2025, perusahaan telah mengoperasikan total 27 unit alat berat (excavator, bulldozer, grader, dll.) untuk membuka kembali jalan penghubung yang terisolasi.
  • Normalisasi Logistik & Fasilitas Publik: Fokus utama bantuan ini adalah mempercepat distribusi logistik warga serta membersihkan area RSUD Sultan Abdul Azis Peureulak agar layanan kesehatan kembali berjalan optimal.
  • Apresiasi Pemerintah Daerah: Bupati Aceh Timur mengapresiasi langkah cepat Medco E&P sebagai bentuk kolaborasi aktif pihak swasta dalam mendukung fase tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana.

ACEH TIMUR — PT Medco E&P Malaka dan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, mengerahkan puluhan alat berat untuk memulihkan akses mobilitas 31 desa pascabanjir yang tersebar di delapan kecamatan terisolir di Aceh Timur.

Sejak 2 Desember 2025, perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Blok A Migas Aceh, telah mengerahkan sebanyak 12 unit excavator.

Sponsored

Semua alat berat itu meliputi empat unit bulldozer, tiga unit backhoe loader, enam unit grader, serta dua unit dump truck.

Tujuannya untuk membuka kembali akses jalan penghubung di delapan kecamatan yang terdampak parah, yakni Julok, Simpang Ulim, Pante Bidari, Nurussalam, Birem Bayeun, Peunaron, Idi Tunong, dan Kecamatan Peureulak.

Senior Manajer Communication Medco E&P Leony Lervyn mengatakan, dukungan selama Desember 2025 ditujukan untuk membantu warga di 31 desa yang sempat terisolasi.

Sehingga kini distribusi bantuan logistik dan mobilitas warga dapat kembali berjalan dengan lebih cepat dan tepat.

Selain penanganan jalan, upaya pemulihan juga dilakukan di RSUD Sultan Abdul Azis Peureulak melalui pembersihan area terdampak agar layanan kesehatan kembali optimal.

“Kami berkomitmen mendukung program penanggulangan darurat akibat bencana alam sesuai kebijakan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Kami juga berterima kasih atas dukungan pemerintah dan warga sehingga perusahaan dapat beroperasi dengan baik,” ujar Leony.

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si dalam pernyataan kepada awak media beberapa waktu lalu mengapresiasi langkah cepat Medco E&P dalam membantu masyarakat paska bencana banjir sejak masa tanggap darurat hingga masa pemulihan menuju rehabilitasi dan rekontruksi.

“Dukungan dari Medco menjadi salah satu kolaborasi aktif kami dengan pihak swasta sejak dari masa tanggap darurat kemudian berlanjut hingga fase pemulihan,” kata Iskandar Alfarlaky.

Diharapkan ini menjadi dorongan bagi semua pihak untuk bersinergi menuju Aceh Timur bangkit paska bencana hidrometeorologi yang terjadi pada Bulan November lalu. ***

Baca Juga