Museum Tsunami Aceh Mulai Dibuka Kembali Lebaran Ketiga Idul Futri

"Jadi nanti untuk hari raya pertama dan kedua masih tutup terhitung sejak hari ini. Hari ketiga lebaran sampai Minggu buka kembali (khusus Jumat tutup),"

ACEHSATU.COM | Banda Aceh – Museum tsunami Aceh mulai dibuka Kembali lebaran Ketiga Idul Futri.

Museum Tsunami Aceh tetap memberikan pelayanan kepada para wisatawan yang berwisata ke ibu kota provinsi Aceh itu selama libur lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah dan cuti bersama mendatang.

“Museum nanti tetap kita buka waktu lebaran, dan itu dimulai sejak lebaran ketiga,” kata Kasubbag Tata Usaha UPTD Museum Tsunami Aceh Mimi Oktryeni, di Banda Aceh, Jumat.

Mimi mengatakan, pelayanan Museum Tsunami Aceh saat hari pertama dan kedua lebaran masih tutup, kemudian di hari ketiga Idul Fitri kembali dibuka karena diperkirakan wisatawan akan ramai berkunjung.

“Jadi nanti untuk hari raya pertama dan kedua masih tutup terhitung sejak hari ini. Hari ketiga lebaran sampai Minggu buka kembali (khusus Jumat tutup),” ujarnya.

Mimi menyampaikan, biasanya setiap libur lebaran khususnya Idul Fitri museum selalu banyak dikunjungi masyarakat lokal dari berbagai kabupaten/kota di Aceh hingga wisatawan nusantara.

“Saat lebaran itu ramai pengunjung, memang lebih banyak wisatawan lokal, tetapi ada juga ada juga dari luar provinsi seperti Sumatera Utara dan Padang,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Mimi juga kembali menegaskan, meskipun kasus COVID-19 Aceh secara umum sudah mulai menurun, pengunjung tetap diwajibkan mematuhi protokol kesehatan sesuai ketentuan.

“Wisatawan tetap kita minta menerapkan protokol kesehatan, wajib masker, cek suhu, jaga jarak. Bahkan kita juga memakai sistem buka tutup,” demikian Mimi.