Aceh Utara

Wartawan Kembali Salurkan Bantuan Korban Banjir di Aceh Utara

“Mereka harus mencari dan mengangkut air hingga 3 kilometer jaraknya,” kata Fotografer LKBN Antara itu.

Foto | Muhammad Furqan

ACEHSATU.COM | ACEH UTARA – Komunitas Wartawan Peduli Bencana (KWPB) kembali menyalurkan bantuan 5 ribu liter air bersih dan sembako bagi warga pengungsi terdampak bencana banjir di Dusun Matang Jurong, Desa Mampree, Kecamatan Syantalira Arun, Kabupaten Aceh Utara,  Rabu (13/12/2017).

Pantauan ACEHSATU.COM di lokasi pengusian, ibu-ibu dan anak-anak terhibur dengan bernyanyi bersama dengan Group Bingkho yang pernah mentas di Peerth Western Australia, yaitu Romiy dan Erwin yang hadir di lokasi pengusian.

“Penyaluran bantuan ini hari ketiga wartawan yang tergabung dalam KWPB menyalurkan bantuan, selain sembako dan obat obatan kita juga menyalurkan air bersih yang sangat dibutuhkan masyarakat pengungsi ini,” kata Rahmad Ketua Harian KWPB yang didampingi oleh Saiful One.

Menurutnya, sekitar 120 jiwa warga pedalaman Dusun Matang Jurong sangat membutuhkan persediaan air bersih, sebab selain kondisi air memiliki kadar asin, sumur warga terkena dampak limbah banjir, yang hingga saat ini air menyebabkan gatal gatal.

Dia menambahkan, kondisi tersebut sangat membuat warga kesusahan, sebab air merupakan kebutuhan utama dan sumber kehidupan.

Hingga hampir habis masa tanggap darurat banjir Aceh Utara, warga di pedalaman dusun itu masih belum kembali ke rumah mereka, ada sebagian yang mulai membersihkan rumah, tapi kondisi desa belum pulih dari dampak bencana banjir.

“Mereka harus mencari dan mengangkut air hingga 3 kilometer jaraknya,” kata Fotografer LKBN Antara itu.

Menurutnya, Bantuan air bersih yang di salurkan pihaknya itu sisambut antusias warga, para pengungsi menyediakan ember, drum, jeregen, dan wadah besar untuk menampung air, bahkan sebahagian warga memanfaatkan air untuk mandi.

“Warga sangat merindukan persediaan air bersih, apa yang kita salurkan ini sangat membantu mereka yang sedang dilanda kesusahan, semoga saja kondisi dampak banjir ini cepat normal, sehingga warga bisa kembali hidup normal, kembali menata kehidupan keluarga mereka,,” pungkas Fotografer berambut gondrong itu.

Pada waktu yang sama, Halimah salah seorang warga pengungsi menguncapkan terimakasih tak terhingga kepada wartawan KWPB yang sudah banyak membantu meringankan beban penderitaan mereka.

“Saya mewakili warga lainnya mengucapkan terimakasih, wartawan sudah membantu, beras, mie instan, telur, obat obatan, air bersih, dan sudah menghibur anak-anak kami, kami sangat senang dan bahagia sekali, ternyata kami tidak sendiri disini, semoga kebaikan wartawan ini mendapat balasan dari Allah SWT,” kata Halimah lirih. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top