Warga Tiga Gampong di Panteraja Pijay Berkabung, Dua Peristiwa Tragis

Warga Panteraja Pijay berkabung. Pasalnya, ada dua kejadian tragis menimpa warga tiga gampong (Gampong Tengoh, Tunong dan Gampong Masjid).
Warga Panteraja Pijay
Warga tiga Gampong di Kecamatan Panteraja, Pidie Jaya (Gampong Tengoh, Tunong dan Gampong Masjid), sepanjang Minggu (29/11/2020) berkabung. Foto Abdullah Gani

Warga Panteraja Pijay Berkabung

ACEHSATU.COM | PIDIE JAYA – Warga Panteraja Pijay berkabung. Pasalnya, ada dua kejadian tragis menimpa warga tiga gampong (Gampong Tengoh, Tunong dan Gampong Masjid).

Tiga penduduk setempat dengan musibah dan waktu berbeda meninggal dunia secara terpisah, sepanjang Minggu (29/11/2020).

Seorang warga  Desa Tengoh meninggal di Medan tersengat arus listrik, warga Gampong Tunong meninggal diserang babi hutan, sementara seorang penduduk Gampong Masjid Panteraja meninggal dunia karena sakit.

Keterangan yang berhasil dihimpun ACEHSATU.com dari keuchik setempat termasuk juga informasi dari beberapa warga menyebutkan, suasana duka mereka alami secara beruntun sejak Minggu dinihari hingga siang.

Tgk Usman (60) warga Gampong Masjid berpulang ke Ramhatullah karena sakit.

Hingga berita ini diturunkan, ketiga warga yang meninggal dari tiga gampong tersebut  sudah dikebumikan.

“Hari ini kami di tiga gampong berduka,” kata Arahman, Keuchik Gampong Tunong,

Keuchik Gampong Tengoh Panteraja, Bukhari M Amin, dalam keterangannya kepada Acehsatu.com menyebutkan, bahwa warganya yang meninggal di Medan bernama Murdanir (38).

Putra yang masih lajang yang sudah yatim ini, selama ini tinggal dan mencari rezeki (jualan kecil-kecilan) di Medan-Sumut.

Selama di Medan, ia tinggal di rumah abangnya.

Entah bagaimana kronogisnya, lanjut Bkhari, korban meninggal akibat tersengat arus listrik saat mencecas hand pond (HP).

Persitiwa itu dilihat abangnya.

Lalu oleh abangnya di Medan, membawa pulang adiknya almarhum Murdanir ke kampung halamannya di Desa Teungoh Panteraja. untuk dikebumikan.

Sedangkan di Gampong Panteraja Tunong seorang warga bernama M Ilyas M Ali (43) meninggal dunia setelah diserang babi hutan.

Peristiwa yang menimpa ayah tiga anak itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB saat korban sedang memetik buah cokelat di kebunnya berjarak sekitar dua kilometer dari pemukiman.

Tiba-tiba seekor babi hutan menyerangnya.

Keterangan yang diperoleh Acehsatu.com dari Keucik Gampong Tunong Panteraja, Abdurrahman bahwa musibah yang dialami warganya itu sangat tragis.

Warga Panteraja Pijay
Warga tiga Gampong di Kecamatan Panteraja, Pidie Jaya (Gampong Tengoh, Tunong dan Gampong Masjid), sepanjang Minggu (29/11/2020) berkabung. Foto Abdullah Gani

Ilyas yang sedang memetik buah cokelat di kebunnya kawasan Gle Padang Luah tiba-tiba diserang binatang bertaring itu secara membabi buta dan meninggal ditempat.  

Sebelumnya ia sempat histeris dan meminta tolong dan teriakannya itu didengar oleh seorang petani sekitar yang kemudian melaporkan perihal dimaksud kepada warga lainnya.

Tidak berapa lama kemudian sejumlah warga mendatangi lokasi kejadian dan mendapatkan korban sudah meninggal. Sekujur tubuhnya hancur digerayangi babi ganas.

Lalu secara bersama-sama korban dibopong sejarak satu kilometer. Dari sini korban dibawa pulang ke rumahnya dengan menggunakan mobil ambulan.

Almarhum meninggalkan seorang isteri dan tiga anak (satu pria dan dua wanita). 

Anak pertama tamat SMA, anak kedua SMP dan anak ketiga masih berumur sekitar empat tahun.

Sejumlah warga di tiga desa tersebut terpisah mengaku ikut berkabung atas meninggalnya ketiga penduduk. (*)