Foto

Warga Resah, Minta Game Zone Ditertibkan

Laporan Hendra Isra

ACEHSATU.COM, LANGSA – Minimnya sarana permainan bagi anak-anak yang disediakan pemerintah Kota Langsa menjadi lahan bisnis tersendiri bagi sejumlah kalangan. Hal ini seperti sarana Game Zone yang terletak di Jalan Iskandar Muda atau lebih dikenal masyarakat Langsa dengan sebutan Jalan Toko Belakang.

ILUSTRASI Permainan Game Zone. (METROSIANTAR.COM)

ILUSTRASI Permainan Game Zone. (METROSIANTAR.COM)

Namun sebahagian kalangan berharap kehadiran sarana bermain tersebut tidak sampai menimbulkan keresahan dan efek buruk bagi lingkungan. Apalagi jika permainan yang ditawarkan justeru seperti mengajarkan anak-anak berjudi.

Salah seorang warga Langsa saat dimintai pendapatnya oleh ACEHSATU.COM, Selasa (23/02/2016) mengatakan bila tidak ditertibkan maka permainan tersebut cenderung akan menguras uang pengunjung.

“Setiap pengunjung yang mau bermain harus membeli koin logam pada kasir seharga Rp 1000,” ungkap warga tersebut.

Hal senada juga diungkapkan ketua Forum Pemuda Peduli Generasi Bangsa (FP2GB) Indra Baiduri. Menurutnya, perlu ada langkah tegas yang mengatur agar sarana permainan di Kota Langsa tidak malah menimbulkan efek negatif. “Perlu ada batasan untuk pemainan, walaupun pemain itu dapat koin banyak,” ujarnya.

Sementara itu berdasarkan pantauan ACEHSATU.COM pada Selasa (23/02/2016), arena permainan Game Zone di Jalan Iskandar Muda Kota Langsa tampak dipadati sejumlah pengunjung yang silih berganti menjajal permainanan. Pengunjung tidak ada batasan usia, mulai anak-anak hingga orang dewasa.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top