Aceh Singkil

Warga Ladang Bisik Minta PT Nafasindo Kembalikan Lahan Seluas 80 Hektare

“Karena itu melalui forum musawarah mencari jalan penyelesaian hari ini, kami meminta agar lahan kami dikembalikan,”

Foto | Khairi

Laporan Khairi

ACEHSATU.COM | SINGKIL – Warga Desa Ladang Bisik, Kecamatan Kota Baharu, Aceh Singkil meminta agar lahan seluas 80 hektare yang dikuasai PT Nafasindo/Ubertraco agar dilepaskan.

Permintaan warga itu disampaikan ke pihak PT Nafasindo yang di wakili oleh Humas dan dihadiri Muspika Kecamatan Kota Baharu, Anggota DPRK Aceh Singkil dan tokoh-tokoh masyarakat setempat, Rabu (6/9/2017).

Keuchik Ladang Bisak, Rahimin kepada ACEHSATU.COM, mengatakan, lahan warga seluas 80 hektare  yang dikuasai PT Nafasindo harus dikembalikan.

“Karena itu melalui forum musawarah mencari jalan penyelesaian hari ini, kami meminta agar lahan kami dikembalikan,” tegas Keuchik Rahimin.

Ditambahkan, lahan seluas 80 hektare yang dikuasai oleh Perusahan PT Nafasindo hanya diakui oleh pihak perusahaan 55 hektare, sementara sisanya 25 hektare belum diakui.

Sementara dari pihak perusahaan PT Nafasindo melalui Humas Sadri menyampaikan, persoalan ini akan ditindaklanjut dengan membentuk tim dan pada 12 September 2017 pihaknya akan mengecek ke lapangan.

To Top