Warga Blokir Jalan ke Lokasi Proyek PLTU 3-4 Nagan Raya

Proyek PLTU 3-4 Nagan Raya kembali didemo. Kali ini demo dilakukan warga dengan memblokir jalan masuk ke perusahaan pembangkit listrik tenaga uap tersebut.
PLTU 3-4 Nagan Raya
Warga bermalam di proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3-4 Nagan Raya, Senin (30/11/2020) malam. Foto Istimewa

PLTU 3-4 Nagan Raya

ACEHSATU.COM | NAGAN RAYA – PLTU 3-4 Nagan Raya kembali didemo. Kali ini demo dilakukan warga dengan memblokir jalan masuk ke perusahaan pembangkit listrik tenaga uap tersebut.

Sejumlah warga Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, Aceh melakukan aksi pemblokiran badan jalan menuju ke lokasi proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3-4 Nagan Raya.

“Aksi ini diduga terkait tuntutan ganti rugi pembebasan lahan dan persoalan debu,” kata Kapolres Nagan Raya AKBP Risno SIK di Suka Makmue, Selasa (1/12/2020).

Menurutnya, aksi protes tersebut sudah terjadi sejak Senin malam dan warga bertahan di sekitar lokasi menuju pintu masuk ke PLTU 3-4 Nagan Raya di kawasan Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya.

PLTU Nagan Raya
Kapolres Nagan Raya, Aceh, AKBP Risno SIK. (ANTARA/HO)

Kapolres Risno menegaskan para sebetulnya pihak sudah pernah melakukan musyawarah terkait persoalan ini.

Akan tetapi, kata kapolres, ada pihak diduga yang tidak berkomitmen dengann hasil musyawarah, sehingga masyarakat melakukan aksi protes.

“Lagi kita usahakan agar pihak Pak Adi (kontraktor) ada yang menemui masyarakat,” kata Kapolres Risno menegaskan.

Bermalam dan Didominasi Kaum Ibu (Hal 2)