Warga Aceh Tamiang Kritis Setelah Dibacok Pria Asal Gayo Lues di Bagian Leher, Ini Penyebabnya

ILUSTRASI - Pembacokan warga Aceh Tamiang oleh seorang pria asal Gayo Lues yang diduga mengalami gangguan kejiwaan. | NET

ACEHSATU.COM | KUALASIMPANG – Saharuddin (32) warga Dusun Sriwijaya, Kampung Bengkelang, Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang harus dilarikan ke rumah sakit setelah menerima bacoka di bagian leher.

Saat peristiwa terjadi, ia dilaporkan sedang tertidur pulas di dalam kamar.

Tak lama berselang, personel Unit Reskrim Polsek Tamiang Hulu, Polres Aceh Tamiang mengamankan seorang pria diduga pelaku pembacokan terhadap Saharuddin.

Pelaku sendiri diketahui bernama Mini Iskandar (32) warga Desa Lesten, Kecamatan Pinding, Kabupaten Gayo Lues.

BACA JUGA: Kasus Remaja di Langsa Digilir 10 Pria, Korban Dijadikan ‘Alat Bayar’ Utang

Menurut polisi, antara pelaku dan korban diketahui tidak memiliki masalah satu sama lain.

Hanya saja, pelaku disebutkan memiliki gangguan kejiwaan. Kendati demikian, polisi masih terus mendalami untuk mematiskan motif dibalik dugaan pembacokan itu.

Kapolsek Tamiang Hulu Iptu Delyan Putra di Aceh Tamiang, Kamis (1/3/2021), kepada wartawan, menyebutkan peristiwa dugaan pembacokan tersebut terjadi Rabu (31/3) sekira pukul 07.00 WIB.  

“Saat itu, korban sedang tertidur di rumahnya. Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka robek di bagian leher,” kata Iptu Delyan Putra.

Kapolsek menyebutkan peristiwa berdarah itu bermula pada saat korban tidur di dalam kamar. Tiba-tiba, pelaku yang diduga stres ini masuk lewat pintu depan sambil memegang sebilah parang. 

BACA JUGA: Polsek Lueng Bata Amankan Pria asal Aceh Timur karena Bawa Kabur Hp Mantan Pacar

Pelaku langsung masuk kamar dan menyerang korban dengan parang. Korban yang terluka langsung terbangun lari ke dapur meminta pertolongan tetangga, kata Iptu Delyan Putra.

“Istri korban sedang berada di dapur sempat melihat pelaku melarikan diri lewat pintu depan. Akibat serangan pria gangguan jiwa itu, korban mengalami luka bacok di leher,” terang Kapolsek.

Korban sudah dibawa ke Puskesmas Bandar Pusaka untuk mendapatkan penanganan medis. Sedangkan, pelaku diamankan di Mapolsek Tamiang Hulu.

“Antara korban dengan pelaku sama sekali tidak pernah memiliki masalah. Namun, dari keterangan perangkat kampung dan masyarakat setempat, pelaku mengalami gangguan gila,” pungkas Iptu Delyan Putra. (*)