Walikota Langsa Terbitkan Perwal Covid, Tak Pakai Masker Akan Dihukum

Walikota Langsa, Usman Abdullah SE menerbitkan Peraturan Wali Kota nomor 31 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.
Foto Istimewa

Laporan Wartawan LangsaSatu.Com, Jamil Gade

ACEHSATU.COM | LANGSA –  Walikota Langsa, Usman Abdullah SE menerbitkan Peraturan Wali Kota nomor 31 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Perwal ini akan menjadi salahsatu payung hukum terutama bagi penerapan Prokes Covid-19 khususnya diwilayah pemerintahan Kota Langsa.

Perwal itu ditandatangani oleh Walikota Langsa pada Kamis tanggal 10 September 2020.

Perwal ini diterbitkan sebagai wujud keseriusan Wali Kota Langsa Usman Abdullah terhadap penanganan Covid-19, dimana kasusnya makin melonjak.   

Perwal yang terdiri dari 8 bab dan 10 pasal itu menyebutkan diantaranya bab pertama diawali dari ketentuan umum, Ruang Lingkup.

Selanjutnya, bab 3 tentang Pelaksanaan, Pembinaan dan Pengawasan, sanksi, Sosialisasi dan Partisipasi, Pendanaan dan terakhir ketentuan Penutup.

Perwal tersebut juga menjabarkan beberapa ketentuan mulai dari penanganan hingga pendanaan penanganan kasus Covid 19 di kota Langsa.

Sanksi  mulai diberlakukan hari ini selasa tanggal 15 september 2020, yang diawali sanksi berupa teguran, sanksi sosial dan denda berupa uang” Demikian ungkap, WalikotaUsman Abdullah,SE, kepada Wartawan, Selasa, (15/09/2020).

Menurutnya, pemberlakuan sanksi ini dipandang penting dalam upaya memutus penyebaran covid 19 yang saat ini semakin mengkwatirkan.

Dan sanksi ini diberlakukan mengingat masih banyak warga yang tidak mengindahkan peraturan pemerintah untuk menggunakan masker yang merupakan standar protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah untuk pencegahan penyebaran covid 19.

Adapun sanksi bagi warga yang tidak taat menggunakan masker bisa berupa teguran, sanksi sosial seperti kerja bakti dan bersih bersih dan tidak menutup kemungkinan akan dikenakan sanksi denda sejumlah uang sesuai peraturan yang berlaku mulai 50 hingga 100 ribu rupiah. (*)