oleh

Walikota Langsa Ingatkan Para Geuchik Kelola Dana Desa Sesuai Kebutuhan

Laporan Hendra Isra

ACEHSATU.COM, LANGSA – Para geuchik di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Langsa diminta untuk melakukan pengelolaan dana desa sesuai kebutuhan masyarakat. Selain itu, pengelolaan tersebut haruslah mempedomani ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Kepada seluruh geuchik agar mengelola dana desa dengan baik,” demikian disampaikan Walikota Langsa, Usman Abdullah SE  saat membuka sosialisasi kebijakan dana desa terhadap 66 geuchik dalam wilayah Pemko Langsa, Kamis (31/3/2016) di aula Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) setempat.

Usman mengatakan, apabila pengelolaan dana desa dilakukan sesuai aturan yang ada, maka hal itu akan menghindari para geunchik dari permasalahan di kemudian hari.

Dijelaskan, dengan disahkannya UU Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, maka setiap desa kini diberikan keleluasaan untuk mengatur kewenangannya berdasarkan hak asal usul, kewenangan lokal berskala desa mapun yang ditugaskan oleh pemerintah pusat, provinsi atau kabupaten/kota.

Desa juga disebut mendapat kesempatan besar mengurus tata pemerintahannya sendiri, termasuk pengelolaan keuangannya, serta melaksanakan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat gampong.

“UU Nomor 6 tentang Desa ini selaras dengan program pembangunan nasional yang tertuang dalam RPJM Nasional 2015-2016, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka NKRI,” urai Usman.

Usman berharap, kegiatan sosialisasi kebijakan dana desa ini akan memberikan pengetahuan bagi para geuchik dalam Pemko Langsa tentang dana desa, dan mekanisme penggunaan serta pertanggungjawabannya.

Pada kesempatan itu, Walikota juga mengimbau kepada jajaran Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK) langsa terkait agar mengawasi dan terus melakukan pembinaan kepada para geuchik.

Sosialisasi itu dilaksanakan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia dengan pemateri terdiri dari Direktur Pembiayaan dan Kapasitas Daerah Kementrian Keuangan, Dr Ahmad Yani AK SH MM, Kasubdit Pembiayaan Penataan Daerah, Wahyudi Sulestiyanto SE MM, Kementrian Desa PDDT, Markus Efendi, serta anggota DPR RI asal Aceh, Firmandez.(*)

Komentar

Indeks Berita