Walaupun KTP Aceh Tetap Dilarang Masuk, Ini penjelasan Kapolres Aceh Tamiang

"Walaupun yang bersangkutan memiliki KTP Aceh namun lama bekerja di luar aceh dan tinggal juga di luar Aceh tapi saat lebaran mudik ke Aceh tetap dilarang masuk Aceh untuk mencegah penyebaran Covid-19" Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Ari Lasta Irawan SIK
larangan mudik
Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Ari Lasta Irawan SIK . acehsatu.com/muhammad nasir

Pos Penyekatan Perbatasan Aceh- Sumut

ACEHSATU.COM [ ACEH TAMIANG – Walaupun warga yang melintas memiliki identitas Kartu  Tanda Penduduk (KTP)  Aceh  namun yang bersangkutan tetap dilarang masuk Aceh karena orang tersebut mudik lebaran di Aceh.

Jawaban tersebut dijelaskan Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Ari Lasta Irawan SIK  ketika menjawab pertanyaan wartawan, Sabtu (8/5/2021),  terkait warga yang memiliki KTP Aceh dari arah Sumatera Utara masuk ke Aceh, apakah di izinkan masuk atau tidak di Pos penyekatan pengendalian transportasi selama Idul Fitri  1442 H perbatasan Aceh – Sumut, Kampung Seumadam, kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang.

salah satu Bus anatar Provinsi yang masuk ke Aceh diminta putar balik ke Sumut di pos peneyakatan mudik perbatasan Aceh-Sumut, Kamis (6/5/2021) Acehsatu.com/Ist

Dijelaskan, walaupun yang bersangkutan memiliki KTP Aceh namun lama bekerja di luar aceh dan tinggal juga di  luar Aceh tapi saat lebaran yang bersangkutan pulang ke Aceh, karena situasi pandemi Covid-19 tetap dilarang masuk Aceh untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

Pada kesempatan tersebut Kapolres juga menjelaskan, dalam dua hari ini, petugas Pos penyekatan pengendalian transportasi selama Idul Fitri  1442 H perbatasan Aceh Tamiang – Sumut telah memutar balikkan 223 unit kenderaan yang akan masuk Aceh, dengan rincian, kenderaan roda dua sebanyak 84 unit, kenderaan oda empat pribadi sebanyak  109 unit, Bus  sebanyak 9 unit dan mobil travel sebanyak 21 unit. (*)