oleh

Wakil Walikota Langsa Bentuk Bank Sampah “Berkah” Bersama Masyarakat 

-Langsa-95 views

ACEHSATU.COM | Langsa – Wakil Walikota Langsa DR. H. Marzuki Hamid,MM bersama warga Lr. Utama I dusun, pendidikan Gampong Paya Bujok Seulemak Kecamatan Langsa Baro menggelar rapat pembentukan bank sampah dalam upaya pengurangan sampah plastik di desa tersebut.

Rapat yang berlangsung di kediaman Wakil walikota Langsa. Sabtu malam, 14/12/2019. di hadiri oleh Geuchik Paya Bujok Seulemak, pemuda serta para tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya Marzuki Hamid mengajak masyarakat peduli terhadap lingkungan mewujudkan gampong bebas dari sampah. Oleh karena itu ia berinisiatif bersama masyarakat membentuk bank sampah yang bernama bank sampah “berkah”.

“Dalam rangka pengurangan sampah plastik, jadi bank sampah menerima sampah-sampah seperti botol aqua yang sudah dipilah, kalengan, kardus, kertas, besi, seng, plastik asoy dan atom.  Tujuannya adalah mengajak warga untuk peduli terhadap lingkungan dengan memilah sampah, dengan memilah sampah dapat berkah yaitu uang,” kata Marzuki Hamid.

Dia menjelaskan bank sampah itu akan mulai beroperasi pada awal Januari 2020 mendatang. Setoran sampahnya setiap hari Minggu mulai pada jam 06. s/d 08 pagi. “Jadi akan dimulai pada minggu pertama Januari 2020,” kata Marzuki Hamid.

Wakil walikota Langsa juga mengingatkan warga agar tidak membakar sampah terutama sampah plastik karena sangat berbahaya bagi lingkungan. Dan jangan membuang sampah ke sungai, parit dan laut.

“Jangan jadikan sungai, parit, laut sebagai tonk sampah biar lah laut itu bisa memproduksi ikan untuk kebutuhan umat manusia. Sudah cukup banyak sampah dalam laut yang merusak laut,” terangnya lagi.

Sementara Geuchik Gampong PB. Seulemak Syafi’i sangat mendukung dan menyampaikan terimakasih kepada Wakil walikota. Dan keuchik berjanji memberikan rewards kepada warganya yang banyak mengumpulkan sampah.

Salah satu warga setempat T. Zulfikar SH, menyambut gembira dengan terbentuknya bank sampah. Pasalnya, sampah telah menjadi faktor utama pencemaran lingkungan yang membahayakan kehidupan masyarakat.

“Masyarakat sangat mendukung pembentukan bank sampah supaya berbagai jenis sampah tidak berserakan dimana-mana apalagi menimbulkan bau busuk dan lain sebagainya. Dan ini tentu bisa membahayakan bagi kesehatan dilingkungan kita,” kata Zulfikar.(*)

Komentar

Indeks Berita