“Wahai Pemimpin Aceh, Perhatikan Penderitaan Kami!”

Miris dan memprihatinkan nasib warga Gampong Alue Kaol Kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.
Warga Aceh Timur Tandu Jenazah 15 Km. Foto Youtube

ACEHSATU.COM | ACEH TIMUR – Miris dan memprihatinkan nasib warga Gampong Alue Kaol Kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.

Beredar sebuah video di sosial media, terlihat warga gampong pedalaman di Aceh Timur itu terpaksa berjalan kaki sepanjang 15 Km menembus gelapnya malam, melintasi badan jalan selain berlumpur serta licin, menandu jenazah salah satu warganya meninggal dunia.

Kondisi itu dikarenakan, kondisi jalan rusak parah serta sulit dilalui oleh kendaraan baik roda dua maupun empat.

BACA: Ambulan Antar Jenazah dari Medan Terjebak Banjir di Aceh Tamiang, Warga Gunakan Rakit

Dalam video berdurasi 0,42 detik itu, warga meminta kepada para pemimpin di Aceh untuk memperhatikan nasib warga dan memperbaiki jalan rusak di pedalaman Aceh Timur tersebut.

“Wahai pemimpin Aceh, tolong perhatikan penderitaan kami warga Aceh Timur, jangan waktu kampanye saja sibuk,” kata warga di dalam video.

Warga bagaikan frustasi menghadapi realita terhadap kondisi jalan rusak menuju pemukiman mereka yang tidak pernah tersentuh pembangunan.

BACA JUGA: Sebanyak Delapan Rumah di Aceh Timur Rusak Akibat Banjir Pekan Lalu

Sementara, salah seorang warga Gampong Alue Kaol Kecamatan Rantau Seulamat Kabupaten Aceh Timur, Syahrul pada ACEHSATU.COM, membenarkan, akibat jalan berlumpur dan licin, warga terpaksa berjalan kaki menandu jenazah salah warganya meninggal dunia.

“Iya bang, itu berlangsung pada Rabu (7/12) sekira pukul 03.00 Wib” terangnya.

Warga sangat berharap Pemerintah membangun jalan, dan merupakan jalur utama lalulintas transportasi warga, dimana akses jalan tersebut juga tembus ke gampong lainnya seperti, Alue Labu, Alue Punti, Gampong Blang Tualang dan lainnya.

Menurut warga, jika jalan itu tidak segera dilakukan pembangunan (pengaspalan), maka dapat dipastikan bila musim penghujan, jalur lalulintas transportasi warga menjadi lumpuh total. Selain itu warga juga harus berjibaku dengan lumpur dan licinnya badan jalan. (*)