Waduh, Karena Sebut Nama Kapolres, Seseorang Hampir Kena Tipu

Nama Kapolres dicatut untuk menipu dengan meminta sejumlah uang
ILUSTRASI - Modus penipuan catut nama Kapolres.

ACEHSATU.COM | LHOKSEUMAWE – Seseorang dilaporkan nyaris menjadi korban aksi penipuan oleh oknum tak dikenal. Pasalnya, oknum tadi meminta bantuan sejumlah uang dengan menyebut dirinya sebagai AKBP Eko Hartanto, Kapolres Lhokseumawe saat ini, yang ternyata palsu.

Upaya penipuan ini sendiri terungkap setelah calon korban menghubungi langsung Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto guna memastikan permintaan tersebut. Eko Hartanto pun menyampaikan klarifikasinya.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto dalam keterangannya kepada wartawan melalui Kasubag Humas Salman Alfarisi mengatakan kejadian itu berawal saat pelaku penipuan menelpon calon korban dengan modus meminta bantuan sejumlah uang.

“Kemudian salah seorang calon korban menelpon Kapolres Lhokseumawe dan menanyakan perihal tersebut, namun beliau (Eko Hartanto) mengklarifikasi bahwa dirinya tidak pernah menelpon siapapun untuk meminta dikirimi sejumlah uang,” ujar Salman Alfarasi di Lhokseumawe, Jum’at (14/8/2020).

Calon korban penipuan belum sempat mentransfer uang yang diminta pelaku tadi.

Hal itu karena calon korban merasa adanya kejanggalan pada percakapan melalui telpon tersebut. Ia pun kemudian menghubungi Kapolres dan memperoleh klarifikasi.

Terkait kasus tersebut, Kapolres Lhokseumawe memberikan imbauannya.

Imbauan Kapolres

Dia mengimbau kepada pemerintah Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara serta mayarakat agar tidak lekas percaya jika dihubungi oleh orang yang mengaku sebagai dirinya.

Kapolres juga menegaskan jika dirinya tidak akan meminta-minta bantuan uang, serta mengingatkan bahwa modus penipuan dengan mencatut nama pejabat sering terjadi. Sehingga masyarakat diminta hati-hati dan lebih waspada.

Sejauh ini, pihak kepolisian belum mengetahui apakah sudah ada korban dari modus penipuan tersebut, namun pihaknya akan terus melakukan upaya-upaya penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres juga berpesan, kepada rekanan dan seluruh masyarakat yang apabila dihubungi seseorang mengaku-ngaku sebagai Kapolres Lhokseumawe agar mengklarifikasi langsung ke Polres Lhokseumawe atau Polsek setempat untuk memastikan dan mengecek kebenarannya sehingga tidak menjadi korban.

“Jangan mudah percaya kepada yang menelepon dengan mengatasnamakan pejabat,” kata Kasubbag Humas Polres Lhokseumawe. (*)