Ekonomi

Usul Dana ke Pusat, Daerah Masih Andalkan Jasa Makelar

Laporan Firmansyah

ACEHSATU.COM, Banda Aceh – Oknum pejabat pemerintah daerah di Aceh dituding masih menggunakan jasa makelar dalam melakukan lobi ke pemerintah pusat guna mendapatkan pendanaan sejumlah proyek daerahnya. Bahkan aksi menyimpang ini semakin terlihat rapi seolah tak mampu terendus.

Ilustrasi. NET

Ilustrasi. NET

Hal ini seperti disampaikan seorang sumber yang minta namanya dirahasiakan.

Kepada ACEHSATU.COM, Minggu (14/02/2016) malam, sumber mengaku mengikuti setiap proses pengurusan anggaran salah satu daerah tingkat II hasil pemekaran di Provinsi Aceh agar didanai dalam APBN 2016.

“Saya ikut memfasilitasi dan memperjuangkan agar anggaran tersebut memperoleh dukungan anggaran dengan bertemu oknum anggota DPR RI langsung ke Senayan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, upaya yang dilakukan pihaknya menjelang akhir tahun 2015 lalu itu bertujuan memuluskan sejumlah proyek usulan dianggarkan melalui APBN 2016.

Kata dia, oknum pejabat tidak langsung menangani setiap proses melainkan diwakilkan pada seorang yang ditunjuk untuk membicarakan agar usulan program memperoleh dukungan dari oknum anggota DPR.

“Awalnya terjadi pembicaraan melalui perantara masing-masing. Setelah ada sinyal, kami datang ke Jakarta bertemu oknum itu di kantornya dan membicarakan komitmen masing-masing,” terangnya.

Lebih lanjut, sumber ini juga menceritakan secara detail setiap proses yang terjadi dalam pengurusan anggaran tersebut. Mulai dari nama oknum pejabat dan politisi yang terlibat, termasuk besaran jumlah fee yang disodorkan kepada oknum anggota DPR RI agar bersedia menggolkan usulan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak-pihak yang disebut belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi juga tidak direspon. Redaksi memilih menyimpan sementara informasi tentang siapa oknum dimaksud hingga dilakukan investigasi lebih lanjut.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top