oleh

Usai Santuni Yatim dan Bantu Pembangunan Masjid, Warga Simpang Ulim Adukan Persoalan Ini ke Haji Uma

-Aceh Timur-147 views

ACEHSATU.COM  | ACEH TIMUR – Anggota DPD RI asal Aceh H Sudirman alias Haji Uma mengadakan pertemuan dengan warga di Meunasah  Desa Gampong Blang, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur, pada Kamis (24/01/2019) malam dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat daerah (asmasda).

Pertemuan tersebut dihadiri seratusan warga dan cukup meriah dengan adanya “Aduen Jelas dan Apa Lahu” sebagai pembuka pertemuan tersebut.

Haji uma juga menyantuni 21 anak yatim di Desa Gampong Blang dan juga memberikan bantuan untuk Mesjid Tuha di desa tersebut senilai  Rp3 juta.

Dalam pembukaan saat sesi tanya jawab, warga Gampong Blang secara bergantian mengadukan bermacam persoalan, seperti tentang kelangkaan gas elpiji, pupuk subsidi di kecamatannya dan tentang permasalahan batas desa, serta persoalan lainnya.

Menanggapi pernyataan warga, Haji Uma  mengatakan persoalan kelangkaan gas elpiji atau pupuk subsidi sebenarnya pasokan cukup namun ada oknum pangkalan yang bermain.

“Sebenarnya pendistribusiannya gas kepada pangkalan SOP nya jelas, karena masyarakat yang ambil gas diambil Kartu Keluarga (KK) dan KTP, maka merekalah yang harus diprioritaskan yang harus diberikan gasnya, namun pangkalan berani kasih kepada orang lain seperti kepada pengecer atau orang jualan makanan.

“Begitupun juga dengan pupuk bersubsidi akibat adanya permainan oleh agen,  maka masyarakat ketika ada agen yang bermain laporkan kepada pihak yang berwenang,” kata Haji Uma.

Haji Uma juga mengatakan kepada warga untuk mencegah kelangkaan gas dan pupuk, menyarankan di Desa untuk membuka pangkalan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG).

“Masyarakat harus menyarankan kepada kepala desa untuk membukan pangkalan milik Gampong, untuk mencegah kelangkaan gas dan pupuk, karena supaya mudah dikontrol oleh perangkat dan masyarakat, supaya tidak adanya penyelewengan dan pendistribusiannya, karena dalam aturan Permendes itu di benarkan untuk membuka BUMG,” terang Haji Uma. (*)

Komentar

Indeks Berita