Usai Diperiksa KPK Terkait Dugaan Menerima Suap Senilai 8 Miliar, Anak Bupati Nagan Raya Bungkam Depan Wartawan

Saat Jamaluddin ditanyakan oleh awak media terkait pemeriksaan dirinya sebagai pihak yang diduga menerima suap izin PLTU 3 & 4, Jamaluddin lebih memilih bungkam.
Mantan Direktur RSUDZA
Ilustrasi KPK (Foto: Ari Saputra-detikcom)

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan pemeriksaan terhadap dua anak dari Jamin Idham Bupati Nagan Raya, yakni Jamaluddin dan Bakri di Gedung BPKP Aceh, Kamis (28/10).

Saat Jamaluddin ditanyakan oleh awak media terkait pemeriksaan dirinya sebagai pihak yang diduga menerima suap izin PLTU 3 & 4, Jamaluddin lebih memilih bungkam.

Senada dengan Jamaluddin, Bakri juga memilih bungkam saat ditanyakan oleh awak media tentang dugaan suap senilai Rp 8 miliar yang diterimanya.

Diketahui bahwa Bakri menjabat sebagai Direktur PT Artha Jaya Sawit.

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak di Aceh. 

Dimana penyidik KPK memeriksa dua anak Bupati Naga Raya, Jamaluddin dan Bakri pada Kamis (28/10), terkait kasus perizinan Perusahaan Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3 & 4 Nagan Raya.