Usai Barca Dipermak Muenchen 2-8, Quique Setien Harus Angkat Koper

Quique Setien Resmi Angkat Koper
Foto: Quique Setien. | NET

ACEHSATU.COM | BARCELONA – Manajemen Barcelona secara resmi memecat pelatih Quique Setien. Pelatih kebangsaan Spanyol itu dipaksa angkat koper setelah tiga hari pasukan Catalan dipermalukan Bayern Munich dengan skor 2-8 dalam perempat final Liga Champions.

“Dewan Direksi telah setuju bahwa Quique Setien tidak lagi menjadi pelatih tim pertama,” demikian pernyataan klub itu di laman resminya.

Manajemen Barca menyebut, keputusan itu merupakan hal pertama dengan restrukturisasi tim pertama yang lebih luar yang akan disepakati antara sekretaris teknis saat ini dan pelatih baru.

Barca akan mengumumkan keputusan lebih lanjut lainnya dalam beberapa hari mendatang.

“Quique Setien datang ke Barca sebagai pelatih pada 13 Januari tahun ini. Selama tujuh bulan ia melatih tim pertama dalam 25 pertandingan, 19 di liga, tiga di Liga Champions, dan tiga di Piala Raja. Hasilnya adalah 16 kemenangan, empat kali imbang, dan lima kekalahan,” jelas Barca.

Setien menjadi pelatih kedua Barca yang dipecat tahun ini. Saat diangkat menjadi juru racik Barca pada Januari, ia menggantikan Ernest Valverde yang dipecat menyusul kekalahan dari Atletico Madrid di Piala Super Spanyol meski saat itu Messi dan kawan-kawan sedang berada di puncak klasemen liga.

Prestasi yang ditorehkan Quique Setien selama menangani Barca memang tidak terbilang buruk. Dalam kompetisi domestik musim ini, Barca finis di peringkat kedua. Mereka tertinggal lima poin dari tim juara Real Madrid.

Kekalahan keempat

Sementara itu, catatan kekalahan yang dituai Barca menghadapi juara Liga Jerman Bayern Munchen pada Jumat lalu adalah yang keempat kalinya dalam lima tahun terakhir. Semua itu dialami Barca di perempat final kompetisi klub elit Eropa itu.

Sejumlah kegagalan Blaugrana akhir-akhir ini membuat banyak pihak menyorot Presiden Barca, Josep Maria Bartomeu.

Pasca pemecatan Setien, Barcelona juga mengumumkan akan mengadakan pemilihan presiden pada Maret 2021 mendatang. (*)