UPDATE: Pasien COVID-19 di Aceh Capai 2.738 Orang

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Provinsi Aceh menyatakan warga terinfeksi virus corona di provinsi tersebut telah mencapai 2.738 orang, seiring penambahan 212 orang kasus baru.
Isolasi Mandiri Serentak 10 Hari
ILUSTRASI -- Petugas medis berpakaian Alat Pelindung Diri (APD) lengkap mengevakuasi lima warga positif COVID-19 dari rumah mereka menuju RSUD Cut Meutia Aceh Utara di Lhokseumawe, Aceh, Senin (15/6/2020). (ANTARA FOTO/Rahmad/wsj).

ACEHSATU.COM — Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Provinsi Aceh menyatakan warga terinfeksi virus corona di provinsi tersebut telah mencapai 2.738 orang, seiring penambahan 212 orang kasus baru.

“Positif baru COVID-19 bertambah 212 orang dan empat orang meninggal dunia,” kata Juru bicara COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani, di Banda Aceh, Senin.

Ia menjelaskan, lonjakan drastis mencapai 212 orang itu terjadi pada Minggu (13/9) kemarin, berdasarkan laporan dari tim surveilans COVID-19 di seluruh kabupaten/kota di Tanah Rencong.

Menurut dia, kasus baru yang paling banyak berasal dari Banda Aceh sebanyak 66 warga, kemudian Kabupaten Aceh Jaya 40 kasus, Aceh Besar 22 kasus, Aceh Tenggara 18 kasus, Pidie 15 kasus, dan Aceh Selatan 13 kasus.

Selanjutnya, warga Pidie Jaya sembilan kasus, Bireuen tujuh kasus, Lhokseumawe enam kasus, Nagan Raya tiga kasus. Kemudian Aceh Barat dan Aceh Barat Daya dua kasus.

Sementara Aceh Utara, Gayo Lues, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Sabang dan Subulussalam masing-masing satu kasus dan sisa tiga kasus lainnya warga luar daerah Aceh, kata Saifullah.

“Pasien positif corona yang meninggal dunia empat orang masing-masing warga Aceh Besar, Aceh Tamiang, Banda Aceh dan Lhokseumawe,” katanya lagi.

Secara kumulatif, Aceh mencatat kasus COVID-19 sebanyak 2.738 orang, yang diantaranya 1.945 orang dalam perawatan di rumah sakit rujukan provinsi dan kabupaten/kota, 700 orang telah sembuh, dan 93 orang meninggal dunia. (*)