UPDATE BANJIR: Tiga Desa Terendam Parah, Polisi Matangkuli Salurkan Bantuan Gunakan Sampan

UPDATE BANJIR: Tiga Desa Terendam Parah, Polisi Matangkuli Salurkan Bantuan Gunakan Sampan

ACEHSATU.COM | LHOKSUKON – Personil kepolisian Resor Aceh Utara menyalurkan bantuan berupa beras untuk warga korban banjir yang mengalami dampak terparah di tiga desa dalam wilayah kecamatan Matangkuli.

Kondisi desa terendam banjir menyebabkan petugas terpaksa menggunakan sampan atau perahu agar tembus ke lokasi saat mengangkut bantuan, Selasa (16/6/2020).

“Bantuan beras ini sebagai tali asih Polres Aceh Utara kapada warga tiga gampong yang paling parah terkena dampak banjir di Kecamatan Matangkuli,” kata Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kapolsek Matangkuli Iptu Asriadi, Selasa malam.

Adapun tiga desa yang menjadi sasaran penyaluran bantuan tersebut masing-masing Gampong Tanjong H Muda sebanyak 30 karung, Gampong Lawang 30 karung dan Gampong Siren berjumlah 30 karung.

Penyaluran beras ini dipimpin langsung Kapolsek Matangkuli bersama tim X Polres Aceh Utara bersama warga setempat dengan menggunakan perahu atau sampan tradisional.

Sementara sebelumnya, tiga desa yang berada di kawasan daerah aliran sungai (DAS) Krueng Keureuto, Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara dilaporkan terendam banjir.

Hingga siang ini, Selasa (16/6/2020), genangan banjir akibat luapan air sungai telah merendam permukiman warga dengan ketinggian mencapai betis orang dewasa.

Jajaran Polsek Tanah Luas Polres Aceh Utara mengerahkan personelnya memantau perkembangan banjir serta melakukan langkah antisipasi dengan mengingatkan warga di wilayah hukumnya itu.

Dari hasil pemantauan, tiga desa yang berada dalam DAS Krueng Keureuto dilaporkan mulai terendam air luapan sungai.

Tiga desa itu yakni Gampong Serba Jaman B, kemudian Gampong Tanjong Masjid dan Gampong Blang. (*)