Unggah ‘Polisi Kandang Buaya’ dan Sebut Ini Ketika Melewati Pos Polisi, Seorang Perempuan Dijerat UU ITE

Seorang perempuan berinisial CF (24), warga Pagar Dewa, Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, ditangkap polisi. CF ditangkap polisi setelah mengunggah video di Instastory yang diduga menghina institusi Polri.

ACEHSATU.COM Seorang perempuan berinisial CF (24), warga Pagar Dewa, Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, ditangkap polisi. CF ditangkap polisi setelah mengunggah video di Instastory yang diduga menghina institusi Polri.

Perempuan itu menyebut ‘Kandang Buaya’ di kantor polisi. Dia bekerja sebagai pegawai honorer di salah satu dinas pada Pemda Bengkulu.

Tangkapan layar video Instastory perempuan berinisial CF. (Dok Istimewa)

“CF beserta temannya diamankan setelah meng-upload video di socmed yang menghina institusi Polri pada Senin (2/11),” kata Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Deddy Nata, melalui Kasat Reskrim AKP Rahmat Hadi Fitrianto, seperti dilansir detik.com, Selasa (3/11/2020).

Rahmat mengatakan CF mengunggah video tersebut pada Senin pagi (2/11) kemarin. Pada sore harinya, Satreskrim Polres Bengkulu Selatan langsung mengamankan perempuan itu di kediamannya.

“Setelah kita klarifikasi adik-adik ini secara sengaja mengunggah video tersebut dengan alasan untuk bersenang-senang,” ungkapnya.

Ia menambahkan keduanya dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Dalam video yang diunggah CF di media sosial miliknya berdurasi 32 detik tersebut, CF bersama temannya mengendarai sepeda masuk ke Polres Bengkulu Selatan. Di awal video, CF mengatakan, “OTW Kandang Buaya cek.”

Lalu CF ketika melewati pos jaga Polres Bengkulu kembali mengatakan, “Eh, eh, eh, kok belok, kok ke sini. Anjir buayanya nengok, astagfirullahalazim bukan buaya, polisi,” kata CF dalam videonya. (*)