Bireuen

Umuslim Wisudakan 684 Lulusan Sarjana dan Ahli Madya

Rektor Umuslim H. Amiruddin Idris dalam pidatonya mengatakan, salah satu permasalahan ekonomi dan pembangunan yang dihadapi Indonesia saat ini adalah pengangguran yang tidak bisa disepelekan.

Foto | Agus Salim

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Universitas Almuslim Peusangan wisudakan 684 sarjana dan ahli madya dalam rapat senat terbuka angkatan XXX, yang berlangsung di Aula AAC Ampon Chiek Peusangan, Sabtu (16/12/2017).

Rektor Umuslim H. Amiruddin Idris dalam pidatonya mengatakan, salah satu permasalahan ekonomi dan pembangunan yang dihadapi Indonesia saat ini adalah pengangguran yang tidak bisa disepelekan.

“karena pengangguran dapat menyebabkan produktivitas dan pendapatan masyarakat semakin melemah sehingga berdampak pada timbulnya kemiskinan dan masalah sosial lainnya” Ujarnya.

Menurut Amiruddin terkait persoalan pengangguran untuk menanggulangi maka beberapa pihak  perlu duduk bersama, baik pemerintah daerah, kalangan pengusaha, UMKM, perbankan dan perguruan tinggi, guna membahas dan mencari formula dan strategi untuk dapat mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan.

“perguruan tinggi tidak memiliki anggaran tapi memiliki SDM, sedangkan pemerintah daerah memiliki anggaran atau pendanaan. Jika kedua institusi ini bisa sinergis maka akan banyak solusi yang dapat ditemukan, seperti melahirkan berbagai program dan kegiatan yang berkaitan dengan entrepreneurship atau kewirausahaan. Karena entrepreneur atau wirausaha akan mampu menjadi kekuatan dan penggerak ekonomi kerakyatan”, Sebutnya lagi.

Universitas Almuslim merupakan sebuah kampus swasta yang mendapat Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) nilai B dari Badan Akreditasi Nasional (BAN-PT),  untuk mempertahankan kepercayaan ini Amiruddin Idris  mengaku pihaknya terus melakukan peningkatan kerjasama dan berbagai inovasi untuk peningkatan sumberdaya manusia baik dosen maupun kualitas lulusan.

Selanjutnya, ia juga menyampaikan pesan Presiden yang pernah mengingatkan dan menegaskan bahwa setiap pimpinan perguruan tinggi harus mendukung inovasi, sejalan dengan pemikiran Presiden Joko Widodo.

“kami telah berusaha untuk  mendapatkan bantuan sarana untuk pengembangan ekonomi kreatif dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Republik Indonesia sebesar 2 miliar untuk merevitalisasi Gedung Aula MA Jangka menjadi pusat inovasi dan kreatif center, baik sebagai studio maupun gedung kreatif yang representative, rencananya Gedung Aula MA Jangka yang direvitalisasi akan diresmikan oleh Kepala Bekraf RI dan Gubernur Aceh pada desember ini”,  Jelasnya.

Dalam Rapat senat terbuka tersebut, jumlah lulusan dan kategori kelulusan Wisudawan angkatan XXX  berjumlah 684 orang dengan rincian yaitu, dari Fakultas Pertanian (FP) sebanyak 90 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 279 orang, Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) 14 orang, Fakultas Teknik (FT) 70 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP)  95 orang, Fakultas Ekonomi (FE) 73 orang, dan Diploma III Kebidanan sebanyak 63 orang. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top