Ukraina Lancarkan Serangan Balasan, Zelensky: Perang Dunia III Mungkin Sudah Dimulai

"Kita telah melihat ini 80 tahun yang lalu, saat Perang Dunia II dimulai. Tak ada yang bisa memprediksi kapan perang skala penuh akan dimulai."
serangan rusia ke ukraina
Situasi salah satu kota di Ukraina yang dibombardir pasukan Rusia. | Foto: REUTERS/STATE EMERGENCY SERVICE OF UKRAI

Ukraina Lancarkan Serangan Balasan, Zelensky: Perang Dunia III Mungkin Sudah Dimulai

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Pemerintah Ukraina mengklaim mulai melancarkan serangan balasan ke pasukan Rusia dari sejumlah arah sejak Rabu (16/3/2022) kemarin.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis di Telegram, Penasihat Kepresidenan Ukraina, Mykhailo Podolyak, membeberkan hal tersebut.

Ia juga mengungkapkan pemerintah Rusia tengah berusaha mencari sekutu yang tentaranya siap mati di lapangan bertempur dengan pasukan Ukraina.

Sementara itu terpisah, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Rusia mungkin telah memulai Perang Dunia III dengan melancarkan agresi ke negara Eropa Timur itu.

“Tak ada yang tahu apakah itu (Perang Dunia III) sudah dimulai. Dan apa kemungkinan perang ini jika Ukraina akan jatuh? Sangat sulit untuk mengatakannya,” kata Zelensky kepada NBC Nighlty News saat ditanya mengenai kekhawatiran AS soal ketegangan yang terus meningkat dengan provokasi Moskow.

Ia kemudian melanjutkan, “Kita telah melihat ini 80 tahun yang lalu, saat Perang Dunia II dimulai. Tak ada yang bisa memprediksi kapan perang skala penuh akan dimulai.”

Lebih lanjut, Zelensky menerangkan hasil perang itu mempertaruhkan seluruh peradaban dunia.

Rusia terus menggempur kota-kota di Ukraina. Namun Zelensky yakin mereka tak terkalahkan bahkan jika Moskow mengambil alih kota, termasuk ibu kota Kyiv.
Pasukan Rusia, katanya, memang menduduki kota itu, tapi mereka tak bbisa mengambil martabat dan cinta warga Ukraina untuk negara.

“Inilah yang jelas diperlihatkan orang-orang kami. Bahkan pemukiman-pemukiman yang dihancurkan menjadi abu oleh artileri Rusia tak dibiarkan di bawah kendali Rusia,” tegas dia.

Sebelumnya, Ukraina telah mengutarakan sejumlah keinginannya, seperti menetapkan zona larangan terbang atau menyediakan jet tempur. Namun, hal hal tersebut hingga kini belum terpenuhi.

Di atas kertas Rusia masih unggul di sektor udara dalam melawan Ukraina. Zelensky masih terus membujuk AS agar bersedia mengirim jet. Di samping itu, ia merasa negara eks uni Soviet lain memperhatikan bahaya invasi tersebut.

“Ada negara-negara kecil. Ada negara tetangga Ukraina yang merupakan bekas Republik Uni Soviet. Mereka memperhatikan dengan sangat penuh perhatian terhadap respons terhadap invasi berbahaya seperti itu,” kata dia lagi.(*)