UIN Ar-Raniry, PTKIN Ke 13 dengan Peminat Terbanyak di Indonesia

Jumlah peminat kampus tersebut yang mendaftar lewat jalur UMPTKIN berada diperingkat ke-13 dari 59 perguruan tinggi se-Indonesia.
UMPTKIN 2022
Ilustrasi wisuda di UIN Ar-Raniry (Foto: Youtube UIN Ar-Raniry)

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Sebanyak 8.857 peserta Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) tahun 2022 memilih berbagai program studi di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Aceh.

Jumlah peminat kampus tersebut yang mendaftar lewat jalur UMPTKIN berada diperingkat ke-13 dari 59 perguruan tinggi se-Indonesia.

Kepala Biro Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry, Mirwan Fasta, mengatakan, jumlah peserta yang memilih berbagai program studi di UIN Ar-Raniry sebanyak 8.857 orang terdiri dari 2.731 peserta menentukan pilihan pertama, 2.838 pada pilihan kedua dan 2.688 peserta pada pilihan ketiga.

Jumlah peserta yang mengikuti ujian pada panitia lokal UIN Ar-Raniry sebanyak 2.419 peserta terdiri dari 151 jurusan IPA dan 2.268 jurusan IPS.

Pelaksaan ujian dibagi tujuh sesi dalam 122 ruang yang berlangsung selamat tiga hari.

Mirwan menjelaskan peserta UMPTKIN 2022 mengikuti ujian di berbagai kampus yang menjadi panlok di seluruh Indonesia.

Pelaksanaan ujian yang dilaksanakan secara online dengan menggunakan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) tersebut berlangsung pada 14-16 Juni 2022.

“Secara nasional UIN Ar-Raniry berada pada peringkat ke-13 terbanyak peminatnya dari 59 Perguruan Tinggi se-Indonesia yang menjadi peserta UMPTKIN,” kata Mirwan dalam keterangannya, Rabu (15/6/2022).

UMPTKIN 2022
Ilustrasi wisuda di UIN Ar-Raniry (Foto: Youtube UIN Ar-Raniry)

Menurut Mirwan, dari jumlah pendaftar tersebut, calon mahasiswa baru yang akan diterima lewat jalur itu sebanyak 1.482 orang.

UIN Ar-raniry juga menerima calon mahasiswa baru lewat sejumlah jalur seleksi lainnya.

“Daya tampung UIN Ar-Raniry tahun 2022 sebanyak 5.165 calon mahasiswa baru untuk lima jalur penerimaan,” jelas Mirwan.

Mirwan menjelaskan, peserta UMPTKIN yang mengalami kendala saat ujian diminta untuk membuat pengaduan melalui link https://sapa.um-ptkin.ac.id/.

Pengaduan diterima paling lambat empat jam setelah ujian berlangsung.

“Kami sampaikan kepada peserta UMPTKIN yang mengalami kendala selama mengikuti ujian, agar segera melapor kepada panitia melalui link yang telah disiapkan, panitia akan menghubungi peserta jika alasan yang sampaikan dapat diterima panitia sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan,” kata Mirwan. (*)