Banda Aceh

Turnamen Sepakbola Internasional Aceh World Solidarity Cup Akan Segera Digelar

even yang bertaraf Internasional ini akan di ikuti beberapa negara seperti Indonesia, Brunai Darussalam, Mongolia, Kirgizstan.

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Turnamen sepakbola Internasional Aceh world solidarity Cup  AKAN segera dimulai.

Kabarnya, pertandingan Internasional Aceh World Solidarity Cup dijadwalkan berlangsung pada tanggal 02 sampai 08 Desember 2017 mendatang di Stadion Harapan Bangsa Lhoong Raya Banda Aceh. Minggu (12/11/2017).

Dalam konferensi pers di Hotel Hermes Palace, Zaini Yusuf selaku pembina mengatakan, even yang bertaraf Internasional ini akan di ikuti beberapa negara seperti Indonesia, Brunai Darussalam, Mongolia, Kirgizstan.

Sedangkan 2 negara lagi seperti Australia dan Turki belum menyatakan diri untuk mengikuti turnamen sepakbola Internasional Aceh world solidarity ini, ” katanya.

Turnamen sepakbola Internasional Aceh world solidarity Cup ini juga memperebutkan hadiah uang tunai dengan total Rp 550 juta dan memberikan tiket tour bagi peserta yang mengikuti turnamen ini, ” kata Zaini Yusuf.

Irwandi dalam sambutannya berharap, turnamen ini dapat berjalan dengan aman dan tertib, agar kedepan ajang serupa dapat digelar kembali. Pemerintah Aceh sendiri sudah mempersiapkan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar untuk acara ini.

“Kita berharap semua pihak untuk bersama-sama mensukseskan acara even sepak bola yang bertaraf Internasional guna mempromosikan Aceh di mata dunia bahwa Aceh sudah aman, ” kata Irwandi Yusuf.

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf juga akan melakukan even yang bertaraf Internasional guna mempromosikan Aceh, ” saya tidak mau jadi Gubernur biasa, saya kepengen Aceh ini beda dengan Provinsi lain yang ada di Indonesia, seperti program kita Aceh Teuga, dengan adanya even yang bertaraf Internasional Aceh bisa lebih dikenal dan bisa menghilangkan menset negara luar tentang Aceh yang konflik dan sekarang Aceh sudah aman, damai dan nyaman, ” ujar Irwandi Yusuf.

Irwandi  menambahkan, Menurutnya Aceh World Solidarity – Tsunami Cup 2017 ini, seperti juga Sail Sabang, adalah awal dari kegiatan-kegiatan level internasional yang Insyaallah akan sering diadakan di Aceh.

“Aceh harus berkelas, sudah bukan waktunya lagi Aceh lekat dengan stempel tidak aman. Kita harus buktikan kepada dunia, bahwa Aceh aman dan mampu menyelenggarakan even internasional.

Sehingga tidak ada lagi kekhawatiran akan isu-isu kemanan di Aceh,” ujar Gubernur sambil menjelaskan bahwa angka kriminal di Aceh tergolong sangat rendah dibandingkan dengan provinsi lain.

Namun, lanjut Gubernur, sayangnya isu keamanan di Aceh kerap mendapat sorotan yang berlebihan.

Untuk itu, Gubernur mengajak seluruh elemen terkait dan masyarakat luas untuk sama-sama menyukseskan penyelenggaraan even tersebut.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top